“MARIA BUNDA ALLAH”: Renungan, Senin 1 Januari 2024

0
1414

Hari Raya SP Maria Bunda Allah (P)

Bil. 6:22-27; Mzm. 67:2-3,5,6,8; Gal.4:4-7; Luk. 2:16-21

Gereja merayakan Hari Raya Santa Maria Bunda Allah pada tanggal 1 Januari. Dengan demikian Gereja mengajak seluruh umat untuk mohon doa restu dan perlindungan Bunda Maria dalam memasuki tahun yang baru. Dogma Maria Bunda Allah adalah dogma pertama dari empat dogma Gereja tentang Bunda Maria. Dogma Maria Bunda Allah (Maria Mater Dei) ditetapkan pada tahun 431 dalam Konsili di Efesus ketika dinyatakan bahwa di dalam diri Yesus Kristus terdapat satu pribadi saja yang terdiri dari dua kodrat, yaitu kodrat ilahi dan kodrat manusiawi. Konsili menyatakan bahwa ajaran Nestorius tidak benar. Yang benar adalah bahwa dalam diri Tuhan Yesus Kristus hanya ada satu pribadi saja. Dan Bunda Maria melahirkan Yesus Kristus yang sungguh Allah dan sungguh manusia. Sehingga Maria disebut Bunda Allah (Theotokos), bukan hanya bunda manusia Yesus (Christotokos). Jadi Maria Bunda Allah bukan berarti Maria melahirkan Allah. Karena orang luar yang bukan beragama katolik akan bertanya: bagaimana mungkin Allah mempunyai seorang ibu? Dan bagaimana mungkin seorang manusia seperti Maria dapat melahirkan Allah dan menjadi Bunda Allah? Yang dimaksud Maria bunda Allah adalah Maria Bunda Yesus yang sungguh Allah dan sungguh manusia dalam satu pribadi.

Misteri Maria Bunda Allah berkaitan dengan misteri Tuhan Yesus sebagai seorang manusia sejati Sang Putera Allah Bapa yang turun ke dunia untuk menyelamatkan manusia. Maka sungguh pantaslah pada setiap awal tahun, Gereja mengajak seluruh umatnya untuk datang kepada Bunda Maria memohon doa restu dan perlindungan. Dan doa Bunda Maria itu akan mendatangkan berkat yang melimpah dari Allah seperti dinyatakan dalam bacaan pertama: “Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau; Tuhan menyinari engkau dengan wajahNya dan memberi engkau kasih karunia; Tuhan menghadapkan wajahNya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera. Demikianlah mereka harus meletakkan namaKu atas orang Israel, maka Aku akan memberkati mereka.”

Sungguh indah dan melimpah berkat Tuhan yang dicurahkan melalui Bunda Maria, Allah menganugerahkan Yesus Kristus kepada umat manusia melalui Bunda Maria. Seluruh pemberian Allah dilimpahkan kepada manusia dengan perantaraan Bunda Maria.

(RP. Albertus Sujoko MSC)

“Tetapi Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya” (Luk. 2:19).

Marilah berdoa:

Santa Maria Bunda Allah, doakanlah kami yang berdosa ini sekarang dan pada waktu kami mati. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini