“Bertumbuh Dalam Iman Akan Kristus”: Renungan, Kamis 20 Oktober 2022

0
1331

Hari Biasa (H).

Ef. 3:14-21; Mzm. 33:1-2,4-5,11-12,18-19; Luk. 12:49-53.

Manusia cenderung akan mengingat pengalaman berharga dalam ingatannya. Pengalaman berharga itu akan membekas dalam ingatan dan menjadi kenangan yang sulit untuk dilupakan.

Rasul Paulus dalam surat kepada jemaat di Efesus menasihati mereka dan juga kita untuk selalu mengingat Kristus. Pengalaman akan kasih Kristus itu seharusnya menjadi pengalaman yang amat berharga bagi setiap orang yang mengalaminya. Lebih dari pada itu, Paulus menasihati agar kita tak hanya sekedar mengingat, melainkan berusaha untuk lebih dari pada itu, yakni membuka hati kita akan kehadiran Kristus. Ia berdoa supaya iman kita sungguh penuh dan berlimpah akan Kristus. Ia mengajak agar kita dalam terang Roh Kudus selalu ingat akan Kristus dan mau untuk membuka hati akan kehadiran-Nya.

Adapun perkataannya yang menggerakkan hati saya ialah: “Sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar dalam kasih” (Ef 4:17). Ada dua hal mendasar yaitu iman dan kasih. Iman hendak menunjukkan bagaimana kita selalu ingat dan percaya pada Kristus dan menanamkan-Nya di dalam hati kita. Ketika selalu mengingat Kristus dalam kehidupan setiap hari, maka kita akan berusaha untuk hidup seturut teladan-Nya. Dalam pengenalan itu kita percaya pada-Nya dan melakukan apa yang menjadi kehendak-Nya. Rasul Paulus menasihati  agar kita bertumbuh subur dalam iman, harap, dan kasih sehingga kita dapat sungguh berbuah dalam kasih Kristus.

Melalui Injil hari ini, Yesus mengajak kita untuk terus bertumbuh subur dan berbuah limpah dalam iman kepada-Nya. Kristus bersabda, “Aku datang untuk melemparkan api ke bumi dan betapakah Aku harapkan, api itu telah menyala!” Kata-kata Kristus ini memang sungguh menarik dan menjadi suatu refleksi bagi kita semua. Kristus ingin agar iman kita pada-Nya menjadi jernih. Elemen api yang disebutkan dalam Injil hendak menunjukkan bagaimana iman kita itu dibakar dan dimurnikan untuk menjadi sempurna.

(Fr. Vinsensius Raga)

“Sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih” (Ef. 3:17).

Marilah berdoa:

Ya Kristus, bimbinglah kami agar selalu mengingat Engkau dalam segala keberadaan hidup kami. Semoga dalam pengenalan itu, iman kami menjadi semakin subur dan berbuah limpah. Amin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini