“Berbelas Kasih Kepada Sesama”: Renungan, Selasa 13 September 2022

0
1472

Pw. S. Yohanes Krisostomus, Usk. PujGr (P)

1 Kor. 12:12-14,27-31a; Mzm. 100: 2,3,4,5; Lukas. 7:11-17

Manusia adalah makhluk sosial, artinya ia mesti bersosialisasi dengan sesama. Namun dalam prakteknya tidak jarang nilai tersebut tidak dilaksanakan. Seperti halnya tidak membantu orang yang berkesusahan, padahal kita punya tanggung jawab sosial atas hal tersebut.

Bacaan Injil mengisahkan tentang mujizat yang di lakukan oleh Yesus. Entah secara kebetulan atau tidak namun ketika Yesus tiba di Nain bersama dengan murid-murid-Nya ia melihat orang-orang sedang mengusung seorang anak muda yang sudah meninggal. Jika saja Yesus tidak mempunyai rasa belas kasihan akan janda yang merasa kehilangan anaknya, maka Ia tidak akan berhenti di situ. Namun Yesus tahu betul yang meninggal adalah seorang anak muda yang merupakan anak satu-satunya dari janda yang menangis tersebut.

Yesus mengerti kesedihan yang dialami oleh janda itu, terutama ketika kehilangan satu-satunya orang yang selalu menemaninya dan anak itu yang menjadi tumpuan hidupnya. Ketika melihat kesedihan yang dialami oleh janda itu, maka Yesus tanpa menunda waktu lagi, segera Ia mendekat kepada anak muda yang sudah mati tersebut dengan berkata: “Hai anak muda, Aku berkata kepadamu bangkitlah!” Maka bangunlah anak itu dan duduk serta mulai berkata-kata, dan Yesus menyerahkannya kepada ibunya.

Bacaan injil hari ini mengajarkan kepada kita untuk selalu bertindak seperti Yesus, yang mudah disentuh oleh rasa belas kasih kepada mereka yang menderita serta ingin berusaha berbuat sesuatu yang meringankan penderitaan mereka. Bagaimana dengan kita pribadi masing-masing? Mungkin selama ini kita juga orang yang kurang peka atau bisa dikatakan seperti mayat hidup. Maksudnya ialah kita secara fisik kita hidup namun secara rohani kita mati. Tiada semangat dalam diri kita. Kita menjadi pribadi yang lemah dan letih lesu karena banyaknya beban tanggung jawab. Tanpa ada perhatian bagi sesama yang menderita sekalipun. Marilah kita bertindak seperti Yesus untuk membantu mereka yang menderita. Marilah kita bersimpati kepada yang susah dan menolong mereka yang membutuhkan pertolongan.

(Fr Juventus Yosep Rahangiar)

“Hai anak muda, Aku berkata kepadamu bangkitlah” (Luk. 7:14)

Marilah Berdoa:

Tuhan semoga dalam kehidupan kami selalu seperti Engkau yang berbelas kasih kepada sesama.Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini