“ Kepalsuan dan Kemunafikan Mendatangkan Dosa & Maut”: Renungan, Selasa 12 Oktober 2021

0
1718

Hari biasa (H)
BcE Rm. 1:16-25; Mzm. 19:2-3,4-5; Luk. 11:37-41

Bacaan Injil hari ini berbicara mengenai Yesus yang mengecam orang-orang Farisi yang hanya mementingkan dan memperhatikan hal-hal lahiriah dibandingkan dengan hal-hal batiniah. Jika kita membaca dan mendengarkan Injil hari ini secara sepintas, mungkin secara tidak langsung kita akan sependapat dengan orang-orang Farisi yang gelisah hatinya saat melihat Yesus yang  tidak mencuci tangan sebelum makan. Peristiwa ini justru membuat Yesus mengungkapkan diri lewat pengajaran-Nya. Dia masuk lebih dalam dari pada mencuci tangan yang merupakan bentuk lahiriah yang kelihatan.

Mencuci tangan sebelum makan merupakan sesuatu tindakan dan perbuatan yang baik dan penting. Itu merupakan proses pemeliharaan  diri. Sebab di dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat.  Sebab jika tidak mencuci tangan, sudah pasti banyak penyakit yang akan bersarang di dalam diri kita. Yesus sama sekali tidak merendahkan hal itu. Tetapi ia mempunyai pengajaran lain mengenai hal itu. Membersihkan diri secara intensif pada bagian dalam adalah jauh lebih berguna. Apa yang tidak  kelihatan justru lebih penting untuk diperhatikan. Sebab jika dalamnya baik, maka tampilan luar akan mengikutinya.

Tetapi zaman sekarang, orang-orang hanya mementingkan tampilan luar supaya dilihat oleh banyak orang. Pura-pura memberi tetapi justru merampas, pura-pura ramah kepada orang tetapi justru  memfitnah dan menjelek-jelekkan orang. Oleh karena itu Yesus mengajak kita untuk selalu setia mengisi jiwa kita dengan segala kebaikan dan kekudusan yang murni. Dengan demikian kita bisa dengan bebas menampilkan kebaikan kita secara tulus. Kita tidak perlu terus bersandiwara. Tampillah apa adanya.

Oleh sebab itu, sebagi pengikut Yesus yang setia, kita belajar untuk dapat menampilkan diri apa adanya, tanpa harus bersandiwara. Jika kita adalah orang baik, maka itu akan terlihat dalam diri kita. Jika ada yang kurang baik, maka ungkapkan itu dan orang lain akan membantu kita untuk bertobat. Marilah kita mengumpulkan segala kebaikan yang membuat kita bersih secara lahiriah dan batiniah. Sehingga Kerajaan Allah semakin dekat dengan kita.

(Fr. Edwar Adelbert Mere)

“Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis :“Orang benar akan hidup oleh iman“” ( Rm. 1:17 ).

Marilah berdoa :

Ya Tuhan, jadikanlah hati kami seperti hati-Mu yang murni tanpa ada kepalsuan dan kemunafikan. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini