“Kasihilah Musuhmu”: Renungan, Selasa 16 Juni 2020

0
1944

Hari Biasa (H)

1Raj. 21:17-29; Mzm. 51:3-4,5-6a,11,16; Mat. 5:43-48.

Sebagai manusia biasa kadang-kadang ada orang yang kita benci dan ada orang yang kita anggap sebagai musuh dalam hidup. Orang-orang tersebut adalah mereka yang pernah menyakiti hati kita atau pernah membuat kita malu. Saya sendiri yang tinggal bersama di dalam komunitas pernah membenci teman yang suka mem-bully. Hal ini membuat saya enggan untuk bertemu dan menyapa dirinya. Kata maaf tertutup rapat bagi dirinya.

Saudara terkasih, dalam kehidupan setiap hari di zaman sekarang tidak bisa dipungkiri ada orang yang memiliki pemahaman bahwa seorang musuh akan tetap menjadi musuh selamanya dan tidak pantas untuk mendapat belas kasihan. Sehingga rasanya sulit sekali untuk memberikan maaf atas kesalahan kepada mereka apalagi mendoakan mereka agar bisa menjadi orang baik atau mendoakan mereka agar bisa menjadi teman kita kembali. Nah, dalam bacaan Injil hari ini Yesus menegur kita semua yang sulit untuk memberikan maaf dan mendoakan orang yang sudah kita anggap sebagai musuh. Yesus mau mengubah pemahaman kita dengan berkata “kasihilah musuh dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu”.

Sebagai manusia biasa rasanya sangat sulit untuk dilakukan apa yang dikatakan oleh Yesus tersebut, apalagi kepada orang yang sudah sangat kita benci dan kita anggap sebagai musuh dalam hidup. Namun, jika kita mau menjadi anak-anak Allah yang baik dan sempurna seperti Allah maka kita harus melakukannya meskipun rasanya sangat sulit. Sebab, Allah sendiri telah menerbitkan matahari dan menurunkan hujan bagi orang benar maupun orang yang salah. Allah mau menunjukkan kepada kita untuk belajar mengasihi semua orang termasuk musuh kita.

Saudara yang terkasih, sebagai orang beriman kita seharusnya bisa belajar dari Yesus yang tidak pernah membenci orang-orang yang telah menganiaya-Nya. Ia malah mendoakan mereka dan meminta agar Allah mau mengampuni apa yang mereka lakukan kepada diri-Nya. Karena Ia tahu bahwa mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan kepada diri-Nya. Nah, apabila kita bisa melakukan seperti yang dilakukan oleh Yesus, maka kita bisa menjadi anak-anak Allah yang empunya kerajaan surga.

(Fr. Oswaldus Mbawo)

”Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu” (Mat. 5:44b).

Marilah berdoa:

Ya Tuhan, ajarilah aku untuk mengasihi semua orang. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini