Pw S. Benediktus, Abas (P).
Hos 11:1b.3-4.8c-9; Mzm 80:2ac.3b.15-16; Mat 10:7-15
Setiap manusia memiliki potensi untuk berkembang dalam hidup. Hal itu dapat dibuktikan dari kegiatan dan aktivitas yang mereka lakukan sehari-hari. Dan setiap perbuatan mereka berjalan dalam ruang dan waktu untuk memberi kesan dan makna hidup sesuai kemampuan masing-masing. Perkembangan yang ditunjukkan dan dituju manusia, memiliki perbedaan mendasar, terlebih dalam menghidupi pekerjaan yang dimiliki masing-masing orang. Ada yang kecil maupun besar, serta hasilnya juga dapat beragam.
Pekerjaan menjadi tanggungan yang perlu menjadi perhatian setiap orang. Kehidupan saat ini diperjuangkan dengan pekerjaan yang harus menghasilkan sesuatu untuk hidup itu sendiri. Setiap orang perlu memberi tenaga untuk menghasilkan apa yang dibutuhkan dalam hidup yang bermakna. Suatu pekerjaan juga akan mengarahkan hidup orang pada bagian inti dari kehidupan rohani mereka, hal itu mendasari istilah yang sangat terkenal yaitu “ora et labora”.
Hari ini Gereja memperingati St. Benediktus Abbas yang memberikan teladan dalam hidup untuk menemukan keseimbangan dari doa dan kerja tersebut. Ia berani memberi diri secara total kepada Yesus. Karena perlu disadari tentang kenyataan bahwa mulai dari mencari pekerjaan, seseorang memanjatkan doa dan ketika melakukan pekerjaan pun, ada doa juga yang dipanjatkan untuk membantunya agar pekerjaan itu dapat dimudahkan. Sehingga bisa dimaknai bahwa pekerjaan bukan hanya sekedar tugas duniawi, tetapi sebagai sarana untuk memuliakan Tuhan dan melayani orang-orang disekitar sebagai bagian dari ciptaan-Nya.
Seperti halnya teladan para murid yang dipercayakan Yesus, kita dipanggil untuk memberikan diri dalam satu pekerjaan khusus yang Ia berikan. Sesungguhnya, keyakinan kita dalam pekerjaan sehari-hari dapat mengarah pada pencapaian yang sangat baik lewat hasil dari pekerjaan tersebut. Marilah kita memulai dari sesuatu yang berani kita tunjukkan lewat pekerjaan yang baik, karena itulah yang dapat menghasilkan teladan hidup rohani pula bagi banyak orang dan hasilnya akan memberi makna bagi kita dan orang lain yang memberi kesempatan bagi kita untuk mengabdikan diri secara total kepada Tuhan.
(Fr. Nemesio Runtu)
“Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Surga sudah dekat” (Mat. 10:7).
Marilah berdoa:
Ya Tuhan, semoga kami semakin dimampukan untuk membaktikan diri kepada-Mu. Amin.











