Hari Biasa Pekan VI Paskah (P).
Kis 18:23-28; Mzm 47:2-3,8-9,10; Yoh 16:23b-28
Pada satu kesempatan, saya mengalami jalan buntu dalam studi saya. Jalan buntu itu adalah saya merasa sangat malas untuk belajar. Tugas-tugas hanya asal dibuat saja. Yang penting sudah dibuat dan dikumpulkan. Selain itu saya sering kali membuatnya sudah hampir waktu pengumpulan. Tinggal beberapa jam akan dikumpulkan barulah saya membuatnya. Akhirnya hasil yang diterima tidak maksimal dan hanya apa adanya saja. Bagaimana saya melewati fase yang buruk tersebut adalah dengan berdoa pada Tuhan agar dibukakan jalan, diberikan kebijaksanaan serta semangat lagi dalam proses studi. Alhasil dengan berkat dari Tuhan saya bisa belajar dengan baik, menyelesaikan tugas-tugas dengan sesuai waktu dan memperoleh hasil yang baik pula.
Dalam bacaan Injil yang kita dengarkan Yesus berkata kepada para murid agar mereka berdoa kepada Bapa. Bahwa segala sesuatu yang mereka minta kepada Bapa dengan pengantaraan Yesus pasti akan diberikan. Mengapa demikian? karena Bapa sangat mengasihi para murid karena para murid juga sangat mengasihi Yesus yang adalah Putera TunggalNya. Jawaban dari doa-doa kita akan dikabulkan oleh Tuhan apabila kita terlebih dahulu mencari dan mengasihi Tuhan. “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Alah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu” (Mat. 6: 33). Yesus mengajak dan memberikan ajaran bahwa hal yang paling pertama dan utama yang harus kita cari adalah Bapa sendiri dan menaati segala perintahNya di dalam kehidupan kita. Maka segala sesuatu yang kita minta dengan ketulusan hati pasti akan dikabulkan olehNya. Juga “Jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang ada di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepadaNya” (Mat. 7:11).
Tuhan selalu mendengarkan doa dari anak-anakNya yang meminta dengan penuh ketulusan hati. Namun, terkadang kita meminta bukan karena kebutuhan namun karena keinginan semata. Tuhan tahu apa yang kita butuhkan, bukan sekadar apa yang kita inginkan. Oleh sebab itu kita harus berdoa dan meminta pada Tuhan apa yang menjadi kebutuhan utama kita.
(Fr. Mario R. B. Ngantung)
“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa, akan diberikan-Nya kepadamu dalam nama-Ku.” (Yoh. 16: 23b)
Marilah berdoa:
Allah Bapa penuh cinta kabulkanlah permohonan kami anak-anakMu ini. Amin.











