“KEWAJIBAN UMAT BERIMAN”: Renungan, Rabu 24 April 2024

0
749

Hari Biasa Pekan IV Paskah (P)

 Kis. 12:24-13:5a; Mzm. 67:2-3-,5-6,8; Yoh. 12:44-50.

Pada zaman sekarang ini ada orang yang sudah tidak lagi peduli untuk mengikuti perayaan ekaristi. Ada orang hanya masuk gereja pada hari-hari tertentu saja seperti hari raya natal dan paskah sehingga mereka kemudian dijuluki sebagai umat NaPas (Natal-Paskah). Hal tersebut kemudian menciptakan kesenjangan hidup sehingga orang tidak lagi peduli akan kewajibannya dan hidup menurut kehendaknya sendiri.

Sebagai orang yang percaya kepada Tuhan, kita semua tahu akan kewajiban kita bahwa setiap hari minggu dan hari-hari raya yang telah ditentukan, kita harus pergi ke gereja untuk mengikuti perayaan ekaristi dan mendengarkan sabda Tuhan. Namun kadangkala kita sering acuh tak acuh dan bahkan lalai dalam melaksanakan kewajiban itu. Padahal perayaan ekaristi merupakan kesempatan yang baik bagi kita untuk berjumpa dengan Tuhan dan mendengarkan sabdaNya.

Dalam bacaan pertama dikisahkan bahwa dalam menjalankan misi pewartaan, para rasul selalu melaksanakan kewajiban mereka yakni berdoa dan berpuasa untuk memohon petunjuk dari Tuhan dan setelah mendapatkan petunjuk, mereka kemudian mengutus Barnabas dan Saulus untuk menjalankan tugas berikutnya. Demikian pula melalui bacaan injil hari ini, Yesus hendak mengingatkan kita bahwa sebagai orang beriman, kita harus selalu dan senantiasa taat dan setia untuk melaksanakan kewajiban kita.

Sebab kesediaan untuk mengikuti perayaan ekaristi merupakan tanda bahwa kita siap untuk menerima Dia, melaksanakan firmanNya dan hidup menurut sabdaNya. Sebaliknya bila kita jarang mengikuti perayaan ekaristi maka secara tidak langsung kita telah menunjukkan tanda penolakan kita terhadap Tuhan dan terhadap apa yang difirmankanNya kepada kita sehingga hidup kita pun menjadi hampa dan tak terarah.

Oleh karena itu, sebagai anggota gereja yang sejati, kita semua diajak untuk selalu setia melaksanakan kewajiban kita sehingga hidup kita pun dapat menjadi berkat baik bagi diri kita sendiri maupun bagi orang lain di sekitar kita.

Fr. Yustinus Atbar

Barangsiapa menolak Aku dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya yaitu firman yang telah kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman” (Yoh. 12:48)

Marilah berdoa:

Ya Tuhan, mampukanlah kami untuk selalu setia menjalankan kewajiban kami. Amin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini