“TERANG DALAM KEGELAPAN”: Renungan, Selasa 9 Januari 2024

0
1150

Minggu Biasa I (H)

1Sam. 1:9-20; MT 1Sam. 2:1,4-5,6-7,8abcd; Mrk. 1:21b-28.

Hidup seringkali bagaikan perjalanan dalam labirin yang penuh kebingungan dan kegelapan. Akan sangat menyenangkan jika dalam keadaan demikian, kita menemukan secercah harapan. Seperti seorang pelaut yang tersesat di tengah badai lautan yang gelap. Ombak menghantam kapalnya dan ia merasa terhempas ke dalam kegelapan yang tak berujung. Namun, di saat putus asa, ia melihat mercusuar di kejauhan yang memberinya arah dan harapan.

Peristiwa demikian mirip dengan cerita di Kapernaum, sebagaimana yang dikisahkan dalam Injil hari ini. Di sinagoga, ada seorang yang kerasukan roh jahat. Ia mengalami kegelapan batin karena pengaruh roh jahat, tetapi ketika Yesus mengajar, semuanya berubah. Yesus datang dengan ajaran penuh kuasa sehingga roh jahat di dalam diri orang yang sedang kerasukan merasa terancam. Yesus kemudian menghardiknya sehingga roh jahat tersebut meninggalkannya. Hal itu kemudian membuat semua yang menyaksikan tercengang, bukan hanya oleh ajaranNya, tetapi juga karena kuasaNya yang tak terbandingkan. Demikian Yesus tampil dengan kuasaNya, dan memberikan pertolongan ketika dihadapkan pada masalah yang rumit atau hidup yang dirundung kegelapan.

Jika demikian, bagaimana supaya Yesus dapat menolong kita? Karena kita adalah orang beriman, maka yang pertama adalah percaya pada kuasa Yesus. Karena iman padaNya adalah kunci mengatasi setiap kebingungan dan kegelapan yang menyelimuti hidup kita. Ketika kita datang kepadaNya dengan iman, Dia akan membukakan jalan untuk kita. Tetapi, perlu diingat juga bahwa sejatinya, iman selalu disertai tindakan atau usaha dari kita sendiri. Kemudian, kita pun diajarkan untuk bermisi atau mewartakan Injil dimana pun kita berada. Selain kagum akan kuasa Yesus, kita juga harus bersaksi tentang pengalaman tersebut kepada orang lain. Dengan demikian, kita dapat menjadi terang bagi mereka yang berada dalam kegelapan.

Meskipun begitu sulit untuk kita jalani, percayalah pada kuasa dan pertologan dari Yesus. Jadikan Dia sebagai sumber kekuatan dan terang dalam hidup, kemudian bersama-sama kita bertindak mengatasi situasi-situasi sulit seperti kegelapan dan penderitaan. Oleh karena itu, jadilah terang bagi setiap orang agar kita semakin dekat denganNya. Dengan demikian, kita pun dapat memperoleh berkat yang sungguh luar biasa dari padaNya.

Fr. Alfredo Loes Ngutra

“Mereka semua takjub, sehingga mereka memperbincangkanNya, katanya: ‘Apakah ini? Suatu ajaran baru. Ia berkata-kata dengan kuasa. Roh-roh jahat pun diperintahNya dan mereka taat kepadaNya”(Mrk. 1:27)

Marilah berdoa:

Ya Allah, bantulah kami untuk selalu beriman padaMu dalam setiap pergumulan hidup, sehingga kami dapat menjadi saksiMu yang setia. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini