“IMAN YANG MENYELAMATKAN”: Renungan, Senin 4 Desember 2023

0
1065

Hari Biasa Pekan I Adven

Yes. 2:1-5 atau Yes. 4:2-6; Mzm.122:1-2, 3-4a, (4b-5, 6-7), 8-9; Mat. 8:5-11

Ada seorang anak yang bernama Fransiskus. Ia terlahir dari keluarga yang sangat sederhana. Ketika berusia 17 tahun, ia mengalami kecelakaan yang mengakibatkan kakinya  harus dioperasi. Saat itu, orang tuanya sangat sedih ketika mendengar anak mereka kecelakaan dan harus dioperasi. Saat itu pula, orang tua dari Fransiskus tidak mempunyai uang untuk membayar biaya operasi. Namun, mereka sungguh percaya akan kuasa Tuhan sehingga mereka berdoa dan memohon kepada Tuhan agar Tuhan dapat memberikan kemudahan bagi mereka. Beberapa menit kemudian, ada seorang ibu yang tiba-tiba datang untuk bertemu dengan mereka di rumah sakit dan mengatakan bahwa segala biaya rumah sakit akan ia tanggung.

Dalam bacaan pertama, Nabi Yesaya mengisahkan mengenai hal-hal yang akan terjadi pada hari-hari terakhir dan banyak orang akan berkata, “Mari, kita naik ke gunung Tuhan, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman Tuhan dari Yerusalem”. Bacaan Injil hari ini mengisahkan tentang Yesus yang menyembuhkan hamba dari seorang perwira yang sementara sakit lumpuh.

Saudara terkasih, sebagai orang-orang yang mengimani Kristus, kita diajak untuk tetap berpegang teguh pada penyelenggaraan Tuhan, sebab hanya padaNya dan melalui Dia, kita akan memperoleh keselamatan. Karena jika tidak melalui Dia, keselamatan tidak akan dinyatakan kepada kita. Tidak dapat dipungkiri bahwa iman manusia dewasa ini seringkali digoyahkan oleh berbagai hal duniawi yang menjadikan orang mulai ragu dan bimbang dengan imannya kepada Kristus. Menanggapi semuanya itu, kita diminta untuk harus mampu menghadapi tantangan hidup yang ada dengan tetap percaya pada Tuhan dan mengandalkan Tuhan dalam kehidupan kita.

Kristus menyatakan kuasa dan kemuliaan-Nya bagi hambanya dan orang-orang yang percaya kepada-Nya. Itu sudah dialami oleh perwira di Kapernaum. Karena imannya, hambanya sembuh dari sakitnya. Kita pun dapat mengalami hal yang sama, jika kita mau tetap percaya kepada Tuhan. Dengan percaya kepada Tuhan, kita akan memperoleh keselamatan seperti dialami perwira yang sangat percaya akan kuasa Tuhan.

Fr. Robertus Batseran

 

“Mari kita pergi ke rumah TUHAN”

(Mzm. 122: 1).

Marilah berdoa:

Ya Tuhan, kuatkanlah dan teguhkanlah iman kami selalu. Amin

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini