“JANGAN MUNAFIK!”: Kamis, 19 Oktober 2023

0
1198

Hari biasa (H)

Rm. 3:21-30; Mzm. 130:1-2,3-4b,4c-6; Luk. 11:47-54

Manusia merupakan makhluk yang seringkali berbuat dosa sekalipun telah berusaha untuk tidak berbuat dosa. Bagaikan magnet yang saling menarik satu sama lain, begitu pun manusia dengan dosa, di mana dalam hidup ini, manusia tidak bisa luput dari perbuatan dosa.

Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus kembali mengkritik orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat. Mengapa? Kali ini Yesus mengkritik mereka bukan karena jabatan yang mereka sandang, melainkan karena kemunafikan mereka. Bahkan kemunafikan mereka sudah keterlaluan sehingga Yesus sendiri mengatakan bahwa mereka itu celaka dan darah semua nabi yang telah dibunuh dituntut dari mereka. Dalam bacaan Injil dikatakan juga bahwa mereka membangun makam para nabi yang telah dibunuh oleh nenek moyang mereka, tetapi mereka sendiri menolak para nabi, hidup tanpa cinta kasih, sebagaimana diwartakan para nabi, dan mereka pun menolak Yesus.

Pada zaman sekarang ini, orang-orang seperti kaum Farisi di atas sangatlah mudah kita jumpai. Kita mungkin sering berjumpa dengan orang yang kelihatan baik dengan memperjuangkan keadilan serta membela kebenaran. Namun di balik itu semua, hidup mereka penuh dengan kemunafikan dan dosa. Lalu bagaimana dengan diri kita sendiri? Kita tidak perlu menilai orang-orang di sekitar kita melainkan mulailah dengan diri kita sendiri. Mungkin saja kita juga demikian atau bahkan melebihi mereka.

Karena itu, marilah kita hidup sesuai dengan yang dikehendaki oleh Yesus. Marilah kita menjauhkan diri kita dari kemunafikan serta perbuatan dosa lainnya yang dapat menjauhkan diri kita dari Yesus. Memang dalam hidup, manusia tidak dapat terlepas dari perbuatan dosa seperti yang dikatakan dalam bacaan pertama bahwa manusia memang berdosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah. Namun karena kita sendiri telah dibenarkan secara cuma-cuma lewat penebusan Kristus, sudah sepantasnya kita berusaha untuk menjauhkan diri dari perbuatan dosa dan berusaha untuk hidup dalam kebaikan.

(Fr. Yodha Lontaan)

“Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat, sebab kamu telah mengambil kunci pengetahuan; kamu sendiri tidak masuk ke dalam dan orang yang berusaha untuk masuk ke dalam kamu haling-halangi” (Luk. 11:52).

Marilah berdoa:

Ya Tuhan, bantulah kami melakukan kehendak-Mu. Amin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini