Hari biasa (H)
Yl. 3:12-21; Mzm. 97:1-2,5-6,11-12; Luk. 11:27-28.
Pada saat masih anak-anak, kita biasanya meminta banyak hal, seperti mainan dan sesuatu yang lain yang kita inginkan dan menyenangkan hati kita. Akan tetapi tidak mungkin orang tua langsung memberikan apa yang kita minta. Mereka akan memberikan syarat, tugas atau tanggung jawab. Dan jika semua itu sudah selesai kita kerjakan, barulah mereka akan memberikan hadiah, yakni sesuatu yang kita ingini.
Pada bacaan-bacaan hari ini, kita semua diajak untuk bermenung tentang hal tersebut. Dalam bacaan Injil dikatakan tentang seorang perempuan yang mempunyai pemahaman yang kurang tentang kebahagiaan. Dan Yesus berkata kepadanya: “Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya.” Ini merupakan perkataan yang diucapkan oleh Yesus untuk menjelaskan tentang pengertian yang dangkal tentang kebahagiaan dari salah satu perempuan di antara mereka, yang menganggap bahwa yang berbahagia hanyalah ibu yang telah mengandung dan menyusuiNya, yaitu Maria. Dalam perkataan tersebut, Yesus bukannya menyangkal perempuan yang memuji ibuNya Bunda Maria yang berbahagia. Akan tetapi Yesus ingin lebih menjelaskan bahwa yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan memeliharanya, atau dengan kata lain melaksanakannya dalam kehidupan.
Kita semua umat manusia bisa mendapatkan kebahagiaan yang dimaksudkan oleh Yesus, dengan melaksanakan perintahNya. Maria pun seperti itu. Ia melaksanakan dan menerima panggilannya untuk menjadi Bunda Allah. Jadi, penerimaan Maria untuk mengandung dan menjadi Bunda Allah merupakan sikap mendengarkan firman Allah dan melaksanakannya. Sama halnya dalam bacaan pertama diceritakan tentang berkat untuk umat Tuhan, di mana Tuhan berjalan bersama-sama dengan umat Israel dan melindungi mereka dari musuh-musuh yang melawan mereka. Maka dari itu, dalam Mazmur dikatakan bahwa, “Terang sudah terbit bagi orang benar dan sukacita bagi orang-orang yang tulus hati.” Orang-orang benar dan tulus hati adalah mereka yang mendengarkan firman Tuhan dan melaksanakannya. Oleh sebab itu terang yang adalah berkat Tuhan terbit bagi mereka.
Dari bacaan pertama, mazmur dan bacaan Injil dapat dilihat bahwa Tuhan Allah adalah Raja, Ia memberikan berkatNya kepada mereka yang terpilih karena mendengarkan firman Tuhan, mendengarkan perintahNya, dan memeliharanya, agar menghasilkan buah-buah perbuatan yang baik dan benar. Berkat dari Tuhan ialah keselamatan, kehidupan kekal, dan tinggal bersamaNya di dalam Kerajaan Surga.
(Fr. Hilarius Rudolfo Manaan)
“Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya” (Luk. 11: 28).
Marilah berdoa:
Ya Tuhan, bantulah kami untuk menjalani hidup ini dengan bahagia. Amin.











