PW Para Malaikat Pelindung (P).
Kel. 23:20-23a; Mzm. 91:1-2.3-4.5-6.10-11; Mat. 18:1-5.10
Hidup manusia adalah anugerah dari Tuhan. Manusia bisa menikmati kehidupan di dunia ini dengan kehendak bebas yang Tuhan anugerahkan pula. Namun terkadang kehendak bebas itu sering membuat manusia jatuh dalam kebimbangan. Terkadang karena kehendak bebas, manusia merasa seakan tidak dituntun dan dibiarkan. Manusia sering takut, ragu, tidak percaya diri dan mengeluh. Lebih buruknya lagi, manusia bisa saja merasa bahwa Tuhan telah meninggalkan dia.
Bacaan-bacaan Kitab Suci pada hari ini kiranya memberi peneguhan dan kekuatan bahwa Allah senantiasa mendampingi dan menuntun hidup kita. Betapa Allah sungguh menyayangi kita umatNya. Ia mengutus malaikatNya supaya mendampingi dan mengarahkan agar kita tidak menempuh jalan yang sesat, tetapi jalan menuju kepada Allah. Dalam bacaan pertama, dikisahkan bagaimana Allah senantiasa mengutus seorang malaikat untuk berjalan di depan bangsa Israel, untuk melindungi mereka di jalan dan membawa mereka ke tempat yang telah Tuhan sediakan. Dalam bacaan Injil juga Yesus hendak menyampaikan untuk tidak menganggap rendah anak-anak karena mereka pun memiliki malaikat di surga yang senantiasa memandang wajah Bapa.
Bacaan-bacaan dan peringatan para malaikat pelindung pada hari ini hendak menyadarkan kita semua akan kebaikan Tuhan, bahwa Dia selalu menyertai kita lewat para malaikatNya. Kehadiran para malaikat itulah yang harus disadari dan dimaknai oleh setiap manusia. Bagaimana kita menyikapi atau menanggapi kehadiran mereka itu? Seperti yang digambarkan di dalam bacaan Kitab Suci pada hari ini khususnya Injil, maka sebagai umat kesayanganNya hendaknya kita menyikapinya dengan merendahkan hati. Kita hendaknya menjadi seperti anak kecil. Bagaimana mungkin seorang yang sudah dewasa diajak atau bahkan dipaksa menjadi seperti anak kecil? Bukan soal fisik atau umur, tetapi tindakan dan perbuatan yang semestinya diubah. Seperti anak kecil yang selalu digambarkan memiliki kesederhanaan dan kepolosan, begitu pula dalam tindakan dan perbuatan seharusnya yang ditampilkan adalah kesederhanaan dan kejujuran. Jangan takut untuk tampil sederhana, jujur dan apa adanya. Ingatlah Tuhan mengutus malaikatNya untuk menyertai perjalanan kita.
(Fr. Arnoldus Lopi)
“Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka di surga yang selalu memandang wajah BapaKu yang di surga.” (Mat. 18:4)
Marilah berdoa :
Ya Tuhan, utuslah malaikatMu untuk melindungi kami dalam hidup setiap hari. Amin











