“MEMPERJUANGKAN KEBENARAN”: Renungan, Jumat 04 Agustus 2023

0
989

Pw S. Yohanes Maria Vianney, Im (P).

Im. 23:1,4-11,15-16,27,34b-37; Mzm. 81:3-4,5-6ab,10-11ab; Mat. 13:54-58

Saudara-saudari terkasih dalam Kristus Yesus, hidup adalah sebuah pilihan dan setiap pilihan yang dibuat dan diputuskan adalah hal  terbaik dalam hidup ini, namun belum tentu bahwa pilihan yang dibuat dan diputuskan adalah sungguh-sungguh memiliki dampak yang baik. Dalam Kitab Imamat diceritakan mengenai firman Tuhan tentang bagaimana bangsa Israel harus memaklumkan hari-hari raya yang sudah ditetapkan oleh Tuhan. Di sini sangat jelas bahwa Tuhan mau agar bangsa Israel hidup dan merayakan hari-hari Kudus dengan baik sesuai yang difirmankan Tuhan. Maka, peran manusia yakni bangsa Israel adalah memilih yang terbaik untuk dilakukan dan pilihan mereka adalah pilihan yang baik dan benar karena mereka melakukan apa yang difirmankan oleh Tuhan.

Saudara-saudari terkasih dalam Kristus Yesus, Dalam bacaan Injil dijelaskan mengenai penolakan terhadap Yesus di Nazareth, tempat asal-Nya. Pengalaman yang dialami oleh Yesus sering terjadi dalam hidup ini. Ada berbagai alasan yang melatarbelakangi sehingga penolakan sering terjadi. Kisah sederhana yang ditulis oleh Matius ini mengingatkan kita semua akan pentingnya kesadaran untuk membuka pikiran dan hati kita untuk selalu terbuka akan kebenaran-kebenaran dan menerima setiap kebenaran yang ditawarkan kepada kita. Yesus pastinya sangat sedih karena mereka telah menolak Dia dan menolak kebenaran yang diwartakan-Nya. Penolakan itu terjadi karena pilihan dan keputusan yang keliru dan tentunya akan mengarah kepada hal-hal yang tidak baik. Ketidakpercayaan dan keraguan telah merasuki dan menguasai orang-orang yang menolak Yesus di Nazaret sehingga tidak perlu heran bahwa hal demikian dapat terjadi sedemikian.

Saudara-saudari terkasih dalam Kristus Yesus, pada hari ini juga Gereja memperingati St. Yohanes Maria Vianney. Dia adalah seorang Imam. Setelah ditahbiskan ia ditugaskan untuk melayani di Ars. Di sana banyak hal yang dilakukan oleh Yohanes Maria Vianney dalam karya pastoral dan pelayanannya di sana. Salah satu tugas pelayanannya yang sangat terkenal adalah Yohanes Maria Vianney dengan sabar, setia dan penuh tanggung jawab mendampingi umat di sana dengan baik terlebih khusus dalam pengakuan dosa. Ia menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam ruang pengakuan Dosa dan banyak orang yang datang kepadanya untuk mendengar nasihat dan pengampunan dari Allah melaluinya. Semua yang dilakukan oleh Yohanes Maria Vianney adalah pilihan dan keputusan yang benar sesuai dengan yang direncanakan oleh Allah dalam dirinya, meskipun banyak kesulitan yang dialami tetapi semua dilakukan untuk kemuliaan Allah.

Saudara-saudari terkasih dalam Kristus Yesus, melalui bacaan-bacaan kitab Suci  dan kisah Yohanes Maria Vianney yang diperingati pada hari ini. Semoga sungguh-sungguh menginspirasi kita semua agar tetap setia memperjuangkan kebenaran yang Allah firmankan kepada kita karena kebenaran yang berasal dari Allah akan membuahkan hasil yang baik untuk kehidupan kita. Marilah kita kurangi keragu-raguan kita mengenai kebenaran yang diwartakan dan selalu setia memperjuangkan kebenaran yang diwartakan yang berasal dari Allah.

(Fr. Marko Ngilawan)

‘’….Maka Yesus berkata kepada mereka: Seorang Nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri dan dirumahnya’’. (Matius 13: 57)

Marilah berdoa:

Tuhan yang Maha Mulia, mampukanlah kami untuk selalu memperjuangkan kebenaran-kebenaran yang berasal dari padaMu. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini