“LEWATILAH JALAN YANG DISEDIAKAN”: Renungan, Kamis 27 Juli 2023

0
1209

Hari Biasa (H)

Kel. 19: 1-2,9-11,16-20b; Dan. 3:52,53,54,56; Mat. 13:10-17.

Injil hari ini secara umum berisi tentang berita tentang dua jenis reaksi tentang Kerajaan Allah: Yang menolak dan yang menerima. Apapun reaksi manusia, pewartaan tersebut akan tetap dilakukan. Namun ada juga konsekuensi dari reaksi yang kita berikan. Siapa yang menolak Kristus, dia tidak akan bisa memahami bahwa sindiran Yesus adalah untuk mereka. Siapa yang menerima Dia akan menerima pula otoritas pemberitaanNya serta setiap perkataan Dia yang adalah kebenaran.

Mereka yang tidak menerima Yesus akan makin jauh dari pemahaman yang sejati tentang Kerajaan Allah. Mereka mungkin memiliki kesalehan kepada Allah lewat pelaksanaan kegiatan peribadatan dan menjadi pengajar agama yang disanjung. Tetapi mengapa mereka menolak ketika penggenapan janji Kerajaan Allah itu dinyatakan? Karena pada dasarnya mereka adalah pemberontak yang menolak Allah. Makin diberi anugerah, makin berani pula mereka menantang dan melawan Allah sang pemberi anugerah. Hal ini telah terjadi bukan hanya pada zaman Yesus namun sudah sejak zaman perjanjian lama.

Bagaimana dengan kita umat beriman dizaman sekarang yang sudah menerima banyak pewartaan? Biarlah hati kita senantiasa dipenuhi dengan sukacita sejati karena Yesus yang memberikan anugerah ini. Kita bukan orang-orang yang baik atau orang-orang yang lebih saleh dari orang-orang yang menolak. Sekiranya Tuhan tidak memberikan anugerahNya, maka kita pun akan menjadi sama dengan dunia yang menolak Tuhan. Sekiranya kita tidak dipilih, dilahirkan kembali oleh Roh Kudus, maka kita akan menjadi orang-orang yang mendengar tetapi tidak mengerti, dan melihat tetapi tidak menanggapinya.

Biarlah kita tidak melupakan anugerah Tuhan. Kita menjadi orang-orang pilihan yang diberi anugerah untuk mendengar firman, percaya kepada firmanNya, dan mendapatkan kelimpahan di dalam pengenalan akan Allah. Marilah kita tidak menjauh dari anugerah ini dengan menghargai setiap pengenalan akan Allah yang kita boleh dapatkan. Sadarkah kita bahwa Tuhan telah memberi firmanNya, dan akan terus menambahkannya hingga kita berkelimpahan di dalam mengenal Dia? Tuhan akan selalu memberikan anugerah bagi manusia agar manusia mampu mendekatkan diri denganNya. Namun manusia selalu memiliki kehendak bebas. Sekarang tinggal manusia yang memilih. Jalan sudah disediakan oleh Tuhan, apakah kita mau melalui jalan tersebut agar sampai pada Tuhan?

(Redaksi)

”Tetapi berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar” (Mat 13:16)

Marilah berdoa:

Ya Tuhan, semoga kami selalu siap untuk menerima kebaikkan dariMu. Amin

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini