“JALAN KEPADA KELEGAAN” : Renungan, Minggu 9 Juli  2023

0
1090

Hari Minggu Biasa XIV (H)

Za. 9:9-10; Mzm. 145:1-2,8-9,10-11,13cd-14; Rm. 8:9,11-13; Mat. 11:25-30

Betapa menyegarkan jika seorang yang baru saja menyelesaikan satu pekerjaan berat atau baru saja berolahraga lalu kemudian menikmati segelas air. Tubuh yang lelah dapat disegarkan dan dikuatkan kembali. Betapa menyenangkan jika seorang yang telah bekerja selama satu bulan lalu kemudian mendapatkan upah. Segala upaya yang telah dilakukan seakan terbayarkan. Betapa bahagianya ketika seseorang yang kesepian kemudian diajak oleh teman-temannya untuk jalan-jalan.

Injil hari ini diawali dengan ucapan syukur Yesus Kristus kepada BapaNya. Hal yang menarik dari ucapan syukur Yesus ini adalah karena keberpihakanNya kepada orang yang kecil. Ucapan syukur ini kemudian dilanjutkan oleh Yesus dengan sebuah ajakan. “Marilah kepadaKu, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” Ajakan Yesus dalam Injil hari ini bukanlah ajakan atau tawaran duniawi semata. Ajakan Yesus merupakan ajakan Juruselamat, melebihi kenikmatan duniawi. Ajakan Yesus memberikan kelegaan dan ketenangan sejati bagi setiap manusia yang mau datang kepadaNya. Ajakan Yesus membuka pintu pengharapan bagi setiap manusia dan membangkitkan keyakinan akan Yesus Kristus Juruselamat.

Kenyataan hidup dan kelemahan manusiawi, kerap membawa orang kepada kekecewaan. Kegagalan dan kerasnya tantangan hidup sering membuat orang menjadi pesimis dan putus asa. Kenyataan hidup, kelemahan manusiawi, kegagalan dan kerasnya tantangan hidup memang dapat membawa manusia pada titik terendah dirinya atau keterpurukan. Akan tetapi, hal ini bukan berarti menjadi ujung perjalanan karena masih ada jalan yang sungguh dapat membangkitkan manusia dari keterpurukannya. Yesus dalam Injil hari ini mengajarkan sekaligus mengajak setiap manusia untuk datang kepadaNya. Ajakan Yesus ini dapat memberikan kekuatan bagi manusia terlebih ketika manusia mengalami kegagalan atau bagi mereka yang sering dianggap kecil oleh orang lain. Ajakan Yesus membuka kembali pintu pengharapan akan diriNya bagi manusia yang mengalami kekecewaan dan putus asa. Ajakan Yesus menjadi alasan bagi setiap manusia untuk terus berjuang dan tidak mudah menyerah melakukan yang terbaik dengan tetap mengandalkanNya.

(Fr. Valentino Pandelaki)

“Marilah kepadaKu, kamu semua yang letih lesu dan berbeban berat. Aku akan memberikan kelegaan kepadamu.” (Mat. 11:28)

Marilah berdoa:

Ya Tuhan, sertailah dan bantulah kami dalam setiap usaha dan pekerjaan serta kuatkanlah kami yang lemah ini. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini