“BERSYUKUR ATAS BERKAT TUHAN” Renungan, Jumat 21 April 2023

0
1946

Hari Biasa Pekan II Paskah (P)

Kis. 5:34-42; Mzm. 27:1,4,13-14; Yoh. 6:1-15.

Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan, bacaan hari ini sangat menarik. Kita mendengar satu kisah dimana Yesus memberi makan lima ribu orang. Mukjizat Yesus memberi makan lima ribu orang itu terjadi karena ada begitu banyak orang yang berbondong-bondong mengikuti Yesus, sebab mereka telah melihat mukjizat penyembuhan dan mereka ingin mengalami, ingin merasakan mukjizat itu. Ketika hari sudah mulai malam Yesus melihat bahwa orang-orang yang mengikuti dia sudah mulai letih, kelelahan serta lapar. Dan apa yang dilakukan Yesus? Yesus memberi mereka kekuatan jasmani dan juga kekuatan secara rohani. Kekuatan jasmani adalah membiarkan mereka merasa kenyang, sedangkan kekuatan rohani adalah kekuatan iman yang memampukan mereka untuk melihat apa yang terjadi, bukan hanya mukjizat penyembuhan tetapi mukjizat penggandaan roti.

Saudara-saudari yang terkasih. Dalam renungan kali ini ada beberapa poin yang bisa kita petik, poin yang pertama yakni selalu mengandalkan Tuhan di dalam hidup kita dan selalu teguhkan iman kita dan letakan posisi iman kita pada posisi yang benar yaitu di hadapan Allah. Iman yang benar akan senantiasa memampukan kita untuk melihat kebenaran dan keagungan Allah. Dan yang kedua, jangan pernah kuatir ketika kita mempunyai Tuhan, maka andalkan Tuhan di dalam hidup kita. Berikanlah hidup kita kepada Tuhan, semua hidup kita, persoalan kita, ketika kita mempunyai kekurangan, mempunyai kelemahan, atau mempunyai sesuatu yang membuat kita lemah, maka andalkan Tuhan, datanglah kepada Tuhan dan memohon kekuatan iman agar kita selalu bisa dan mampu untuk tetap berpegang pada kebenaran.

Injil hari ini mengingatkan kita akan makna memberi dengan tulus, yang tidak membuat orang lain menjadi miskin, memberi dengan ikhlas, yang akhirnya tidak membuat orang lain menjadi sengsara dan melarat, tetapi sebaliknya pemberian kita secara ikhlas akan menjadi berkat bagi orang lain tetapi juga berkat bagi diri kita sendiri. Yesus sering mengingatkan kepada kita bahwa dengan memberi kita akan mendapatkan, memberi dengan tulus kita akan menerima cinta Tuhan, sehingga yang Yesus harapkan dari kita yakni bagaimana kita menjadi berkat bagi orang di sekitar kita. Dan poin yang terakhir adalah bersyukur kepada Tuhan atas segala rezeki yang kita terima, atas segala berkat yang Tuhan berikan setiap hari.

(Fr. Steven Baradi)

“Lalu Yesus mengambil roti itu, mengucap syukur dan membagi-bagikannya kepada mereka  yang duduk di situ, demikian juga dibuat-Nya dengan ikan-ikan itu, sebanyak yang mereka kehendaki” (Yoh.6:11)

Marilah berdoa:

Tuhan, ajarkanlah aku menjadi orang yang selalu bersyukur. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini