“KEBENARAN FIRMAN AKAN MEMERDEKAKAN KAMU”: Renungan, Rabu 29 Maret 2023

0
1295

Hari Biasa Pekan V Prapaskah (U).

Dan. 3;14-20,24-25,28; Dan. 3:52,53,54,55,56; Yoh. 8:31-42.

Dalam kehidupan setiap hari sering kali kita menemukan ada begitu banyak berita bohong yang tersebar di dunia maya maupun dunia nyata. Berita bohong kadang kala membuat kita ikut terjerumus dalam dosa dan secara tidak langsung menghakimi kebenaran. Sering kali kita juga tidak jujur atau berbohong. Kebohongan yang kita ciptakan akan menimbulkan berbagai persoalan baru dalam hidup dan membentuk karakter yang buruk. Bacaan Kitab Suci pada hari ini hendak menegur kita sekalian sebagai anak-anak Allah untuk berani berkata dan berdiri menegakan kebenaran.

Bacaan Injil dengan jelas menegaskan “jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku, dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu” (Yoh. 8:31-32). Yesus mengajarkan kita sekalian agar tetap berpegang teguh pada kebenaran. Sebagai anak-anak Allah kita tidak boleh berbalik dan meninggalkan kebenaran. Yesus mengajak kita untuk berpegang teguh pada firman-Nya karena hanya melalui firman Tuhan kita dapat menemukan kebenaran yang mendamaikan. Kebenaran yang dimaksudkan oleh Tuhan bukan hanya hubungan antara manusia dengan Allah melainkan manusia dengan sesamanya.

Bacaan Kitab Suci pada hari ini sangat cocok dengan situasi dunia sekarang ini. Ada begitu banyak orang yang hanya ikut-ikutan untuk menyebarkan berita hoax atau bohong. Kebenaran sering kali diklaim sesuai keinginan masing-masing. Situasi dunia seperti ini menghantar kita sekalian untuk berani berpikir, berbicara, dan berbuat yang benar sesuai dengan firman Tuhan. Sebagai anak-anak Allah kita seharusnya berpegang teguh pada firman-Nya. Kita tidak boleh takut dan ragu untuk menyampaikan kebenaran firman (iman akan Kristus Yesus) walaupun ada begitu banyak orang yang tentunya menolak bahkan membenci kita. Konsekuensi dari kebenaran tentunya kita harus siap untuk hidup seperti Yesus Kristus.

Sadrakh, Mesakh dan Abednego dalam bacaan pertama pada hari ini membuka jalan bagi kita sekalian bahwa jikalau kita berpegang teguh pada kebenaran iman yang kita imani maka kita akan diselamatkan. Walaupun ada begitu banyak cobaan dan tantangan dalam hidup jikalau kita tetap mengandalkan Tuhan dan setia pada firman-Nya maka kita akan memperoleh kemerdekaan yang mendamaikan hati kita. Walaupun kemerdekaan itu tidak kita terima di dunia ini tetapi kelak akan kita terima bersama-Nya dalam kemuliaan.

Fr. Petrus Ndemu

“jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku” (Yoh.8:31)

Marilah Berdoa:

Ya Tuhan tuntunlah aku agar tetap setia melaksanakan firmanMu dan berani untuk mengatakan kebenaran. Amin.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini