“Mau Sembuh? Datang Kepada Yesus!” : Renungan, Kamis 19 Januari 2023

0
1074

Hari Biasa (H)

BcE Ibr. 7:25-8:6; Mzm. 40:7-8a, 8b-9, 10, 17; Mrk. 3:7-12.

“Yesus telah menjadi manusia dan diam diantara kita, tinggal dengan kita dan mengetahui apa yang kita butuhkan dalam hidup ini. Dia sudah datang ke dunia, maka kita semua diundang untuk datang kepada-Nya dan tinggal dalam Dia.” Bacaan hari ini memberikan kita suatu peneguhan bahwa Allah dengan pelbagai cara selalu ada bersama-sama dengan kita. Allah yang hadir hari ini ialah Allah yang sebagai penyembuh setiap orang sakit yang mau datang dan berjumpa dengan-Nya. Yesus selalu sanggup menyembuhkan kita dengan sempurna asalkan kita mau datang kepada-Nya dengan hati yang tulus dan niat yang murni. Kita sebagai manusia biasa tetap harus merasa gembira dan senang karena memiliki Tuhan yang peduli dan dekat dengan kita. Sehingga, jangan kita takut dan menutup diri untuk datang dan mengalami kasih-Nya.

Dalam bacaan pertama, kita semua dapat melihat bahwa Yesus Sang Imam Agung ditetapkan sebagai perpanjangan tangan bagi kita kepada Bapa. Hal demikian sering kita lakukan dalam mengikuti perayaan Ekaristi maupun doa pribadi. Tetapi dari itu yang paling menarik untuk kita lihat yakni Tuhan mau mengingatkan kita bahwa sebagai Imam Agung, Yesus selalu dan senantiasa ada dalam kehidupan kita sesulit apapun itu.

Dalam injil, Yesus hadir sebagai penyembuh bagi setiap orang yang sakit. Tak jarang kita mengartikan kata sakit itu hanya berhubungan dengan hal-hal yang bersifat jasmani saja. Kita sering lupa bahwa sakit secara rohani kurang kita sadari dan perhatikan. Terkadang terasa baik-baik saja, padahal jiwanya sedang sakit. Karena itu, sakit secara rohani tidak lain adalah dosa serta kesalahan yang kita lakukan dalam kehidupan kita setiap hari. Dosa dan kesalahan itu bahkan sudah menjadi pola hidup kita yang tidak disadari. Hal demikian muncul karena kita selalu memiliki pikiran bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Kesempurnaan bagi kita adalah hal yang tidak mungkin atau mustahil, tetapi dengan percaya kepada Bapa maka semuanya itu akan menjadi mungkin.

Dengan demikian, hari ini Yesus mau mengajak kita untuk membawa segala sakit penyakit yang selama ini sudah tidak kita perhatikan dan terkubur rapat dalam hati, supaya kita pun dapat memperoleh kesembuhan dari-Nya. Karena itu, marilah kita selalu berharap dan percaya bahwa segala pergumulan yang kita alami dapat disembuhkan oleh Yesus Sang tabib yang sejati.

(Fr. Riko Tunyanan)

“Engkaulah Anak Allah” (Mrk, 3:11)

Marilah berdoa:

Tuhan sembuhkanlah kami dari segala sakit-penyakit yang terus membelenggu kami. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini