Hari Biasa (H)
Ef. 6:1-9; Mzm. 145:10-11,12-13ab,13cd-14; Luk. 13:22-30
Dalam menjalani panggilan sebagai anak-anak Tuhan, diperlukan usaha yang tidak mudah dan bahkan terkadang dibutuhkan pengorbanan yang lebih. Pengorbanan inilah yang sesungguhnya dilakukan oleh kita untuk memperoleh keselamatan. Keselamatan seperti apakah yang kita harapkan? Yakni keselamatan dari Tuhan. Lalu bagaimana kita dapat memperoleh keselamatan itu? Apakah dengan berdoa sajakah? Atau diperlukan sesuatu yang lebih?
Jalan untuk memperoleh keselamatan adalah dengan mengikuti Yesus melalui jalan yang sempit dan sukar. Melalui jalan yang sempit menandakan sebuah perjuangan dan usaha kita manusia yang benar-benar berharap akan sebuah keselamatan. Dalam perjuangan tersebut, hendaknya kita melibatkan Tuhan di dalamnya. Pada dasarnya, jalan yang sempit dan sukar tidak disukai dan tidak diinginkan oleh setiap orang untuk dilalui, bahkan terkadang sebagai manusia kita sering menghindari atau memilih jalan lain untuk dilewati yakni jalan yang luas dan tidak sukar. Hal itu bertujuan agar kita senang dan bisa tiba ditempat tujuan dengan lebih cepat. Namun, sebagai pengikut Tuhan jalan seperti inilah yang dikehendaki agar dilalui oleh kita anak-anak-Nya. Yesus mengajarkan kepada kita untuk memperoleh keselamatan tidaklah mudah, ada begitu banyak penderitaan, tangisan bahkan pengorbanan yang dibutuhkan.
Bacaan Injil hari ini mengajak kita untuk menyerahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan dengan melibatkanNya dalam menapaki jalan kehidupan ini. Dengan tuntunan Tuhan, tentu saja kita akan berada di jalan terbaik, meskipun jalan itu tidak mudah. Namun Tuhan akan senantiasa berada bersama dengan kita dalam situasi apapun. Yesus mengajarkan kepada kita untuk dapat setia pada jalan yang telah kita pilih. Yesus sendiri telah berjuang untuk melewati jalan yang sempit dan sukar hingga mati di kayu Salib. Lalu bagaimana dengan kita? Kita semua diajak untuk berjuang meneladani Yesus, yakni dengan menyangkal diri, memikul salib kehidupan hidup kita setiap hari.
Kita perlu sadar bahwa untuk masuk pada jalan keselamatan kita harus melaluinya bersama dengan Yesus. Melalui Yesuslah kita akan sampai kepada Bapa. Sebab tidak ada yang datang kepada Bapa tanpa melalui Yesus yang adalah jalan kebenaran dan hidup. Marilah dalam hidup ini kita mencari Yesus lewat jalan kehidupan kita setiap hari dan mengajak Yesus untuk berjalan bersama kita. Sehingga kita akan memperoleh kekuatan yang luar biasa dari-Nya untuk peziarahan hidup kita di dunia.
(Fr. Adri Montolalu)
“Tuhan, Sedikit sajakah orang yang diselamatkan?” (Luk. 13: 23)
Marilah Berdoa:
Tuhan Yesus tuntunlah kami selalu di jalan panggilanMu. Amin











