“Kasih Yang Sempurna”: Renungan, Sabtu 12 Maret 2022

0
2260

Hari Biasa Pekan I Prapaskah (U)

Ul. 26:16-19; Mzm. 119:1-2,4-5,7-8; Mat. 5:43-48

Saudara yang terkasih, kerap kali kita diperhadapkan dengan berbagai peristiwa yang membuat kita menjadi dilema untuk mengambil keputusan. Misalnya, ketika kita melihat seseorang yang adalah musuh kita sedang menderita dan sangat membutuhkan pertolongan. Di situ kita penuh dengan dilema. Di satu sisi, kita tidak mau menolongnya karena dia adalah seorang musuh yang pernah berbuat jahat kepada kita, tetapi di lain sisi oleh belas kasihan kita berkeinginan untuk membantunya.

Dalam bacaan Injil dikatakan: “Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu”. Hal ini tentunya merupakan sesuatu yang secara manusiawi adalah wajar. Ketika kita disakiti oleh musuh maka kita akan membencinya, tetapi ketika kita diperlakukan dengan baik maka kita akan mengasihinya. Namun, di sini Yesus mengajarkan kepada kita untuk berbuat baik kepadanya sekalipun dia adalah musuh kita. Dalam Injil kita diingatkan kembali oleh ajaran Tuhan Yesus tentang mengasihi dan selalu berdoa bagi sesama kita sekalipun dia adalah musuh kita.

Memang kalau dilihat ajaran Tuhan Yesus ini cukup berat untuk dijalankan. Tetapi sekalipun berat, kita dapat menanggungnya demi kasih yang sempurna. Apabila kita melakukan yang dikehendaki-Nya, maka kita turut mengambil bagian dalam karya Allah yang tidak memilih-milih orang, entah dia itu benar ataupun salah. Karena di mata Allah kita semua adalah sama, sebagai makhluk ciptaan yang serupa dan secitra dengan Allah. Dengan demikian kita pun harus menyadari bahwa setiap manusia adalah sama di mata Tuhan.

Tuhan Yesus telah memberikan teladan kasih kepada kita semua. Kita telah mengetahui bagaimana Yesus telah melakukan banyak perbuatan kasih yang sempurna, terlebih khusus pengorbanan dirinya di kayu salib untuk semua orang. Tuhan Yesus mengorbankan diri bukan hanya pada satu atau dua orang saja tetapi seluruh umat manusia. Itulah yang merupakan tindakan kasih yang amat sempurna.

Saudara-saudari terkasih, marilah di masa Prapaskah ini, kita berlomba-lomba untuk mengejar kesempurnaan sebagaimana yang Allah kehendaki. Dan untuk itu, melalui bacaan-bacaan hari ini kita diajak untuk senantiasa bertindak kasih terhadap sesama, sebab itu merupakan bukti cinta kita terhadap sesama dan Tuhan.

(Fr. Eduar Rizky Mayokan)

“Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu” (Mat. 5: 44).

Marilah berdoa:

Tuhan, mampukanlah kami selalu untuk bertindak kasih terhadap sesama kami. Amin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini