HM Prapaskah III (U)
BcE Kel. 3:1-8a,13-15; Mzm. 103:1-2,3-4,6-7,8,11; 1Kor. 10:1-6,10-12; Luk. 13:1-9
Kita semua mau supaya pohon buah yang kita tanam bertumbuh dan menghasilkan buah yang baik. Orang tua mendambakan supaya pendidikan yang diberikan di rumah menjadikan anak-anak mereka orang-orang yang baik di masa depan. Para guru mengharapkan supaya para muridnya berkembang dan menjadi pintar, berkarakter baik dan berakhlak mulia.
Tuhan juga menghendaki supaya kita anak-anak-Nya berkembang dan bertumbuh dalam kebaikan, serta menghasilkan perbuatan-perbuatan baik dalam hidup kita.
Tetapi di zaman ini kita masih juga melihat rupa-rupa kejahatan yang membawa kemalangan. Ada persaingan tak sehat dan pertikaian antar individu atau kelompok. Ada kekerasan dan pembunuhan yang malahan dibuat atas dasar keagamaan. Ada perusakan alam yang disebabkan oleh egoisme dan kerakusan ingin memperkaya diri sendiri.
Bertobatlah! Inilah panggilan yang sangat penting untuk diperdengarkan dan didengarkan serta dijawab secara positif oleh semua insan. Kepada orang-orang yang merasa lebih baik atau lebih benar sekalipun, Yesus mengingatkan betapa pentingnya mereka juga untuk bertobat. “Tetapi jikalau kamu tidak bertobat, kamu semua akan binasa atas cara demikian”, kata Yesus.
Masa Prapaskah adalah masa untuk melihat dosa-dosa kita manusia yang telah melukai hati Tuhan, membawa kemalangan bagi sesama, dan mengakibatkan bumi dan alam semesta menjerit kesakitan. Inilah juga waktu untuk melihat kebaikan dan kerahiman Tuhan yang senantiasa memberikan waktu dan kesempatan kepada kita untuk membersihkan kembali kehidupan kita, memberi pupuk bagi pertumbuhan hidup kita, dan menghasilkan buah yang manis. Maka mengaku dosa tak bisa ditawar-tawar. Memperbaiki sikap dan tindakan adalah keharusan. Beramal kasih kepada sesama sudah semestinya dilakukan. Menghormati alam semesta haruslah dibuat. Berdoa dan mengucap syukur kepada Tuhan haruslah juga diutamakan. Itulah pertobatan yang sejati, yang membawa kita bukan kepada kebinasaan, tetapi kepada kehidupan, kesejahteraan, dan kebahagiaan.
(Pst. Ventje F. Runtulalo, Pr)
“Tetapi jikalau kamu tidak bertobat, kamu semua akan binasa atas cara demikian”
(Luk. 13:3,5).
Marilah berdoa:
Ya Tuhan, semoga di masa prapaskah ini kami semua diberikan rahmat kekuatan untuk bertobat dan melakukan perbuatan-perbuatan baik untuk Tuhan, sesama, dan semesta. Amin.











