Hari Biasa (H).
1Sam. 3:1-10,19-20; Mzm. 40:2, 5, 7-8a, 8b,-9,10; Mrk. 1:29-39
Di dalam kehidupan, kita tentu pernah mendengar ungkapan yang berbunyi: “Siapa yang memberi akan menerima”. Jika dihubungkan dengan kehidupan kita sehari-hari, maka ungkapan siapa yang memberi akan menerima ini benar adanya. Banyak di antara kita yang berbuat baik bukan karena perbuatan itu tulus, tetapi karena ingin agar orang lain juga berbuat baik kepada kita.
Yesus dalam Injil hari ini kembali menunjukkan kasih-Nya bagi banyak orang. Yesus yang menyembuhkan ibu mertua Petrus dan semua orang yang menderita pelbagai macam penyakit dan kerasukan setan, sejatinya telah menunjukkan tindakan kasih yang sesungguhnya. Cinta yang nyata dari Yesus itu membuat semua orang yang disembuhkan-Nya mengalami kegembiraan. Di mana ada Yesus maka di situ ada kegembiraan dan cinta. Dengan tindakan cinta kasih yang dilakukan Yesus, maka Yesus semakin dikenal luas. Bacaan pertama juga menegaskan hal yang demikian. Samuel yang dipanggil Tuhan, kelak akan melakukan tindakan kasih yang telah direncanakan Tuhan.
Selain Samuel yang dipanggil Allah, kita pun dipanggil dan diundang Tuhan untuk melakukan tindakan kasih kepada banyak orang. Kita merupakan perpanjangan tangan Tuhan untuk melakukan tindakan kasih. Namun kasih yang dimaksudkan Yesus bukan kasih yang cacat dalam pengertian bahwa kasih tersebut menuntut imbalan atau upah. Tetapi kasih yang diharapkan ialah kasih yang sempurna dan tulus.
Kasih dan cinta hendaknya selalu melekat dan ada dalam diri kita sebagai umat beriman, dan dimanapun kita berada hendaknya kasih dan cinta itu dapat disalurkan kepada banyak orang. Dengan menyalurkan cinta yang tulus, kita yakin bahwa kita pun akan dicintai Tuhan dan banyak orang. Cinta yang tulus tidak mengharapkan pamrih, cinta yang tulus harus terjadi karena memang dikehendaki Allah. Apa yang kita beri akan kita peroleh dari Tuhan.
(Fr. Basilius Koisine)
“Barang siapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih” (1 Yoh. 4:7-8).
Marilah berdoa:
Ya Tuhan, tanamkanlah dalam hati kami semangat cinta kasih, agar kami mampu berbagi kasih kepada banyak orang tanpa menuntut imbalan apapun. Amin.











