“Kualitas Iman”: Renungan, Minggu 24 Oktober 2021

0
2331

Hari Minggu Biasa XXX (H)

Yer. 31:7-9; Mzm. 126:1-2ab,2cd-3,4-5,6; Ibr. 5:1-6; Mrk. 10:46-52.

Hari ini, kita diajak untuk belajar dari sosok Bartimeus. Bartimeus adalah seorang yang  buta tinggal di Yeriko dan duduk di pinggir jalan untuk setiap hari memohon belas kasihan orang yang lewat. Sebagai seorang buta dia tahu dan sadar bahwa dia adalah yang hina dan rendah. Pada masa itu ada pemahaman bahwa  kecacatan fisik  adalah kutuk atau karena dosa. Bartimeus diberitahu bahwa Yesus orang Nazareth sedang lewat. Sehingga begitu ia mengetahui bahwa ada Yesus sedang lewat ia dengan penuh perjuangan  berusaha  menyapa dan memanggil Yesus dengan berkata “Yesus Anak Daud, kasihanilah aku”.

Yesus pun menyuruh untuk memanggil Bartimeus dan ia pun segera bergegas menjumpai Yesus. Yesus menanyakan akan hal apa yang ia kehendaki untuk Yesus perbuat baginya. Pada saat itu Bartimeus mengungkapkan iman dan kerinduannya yang besar kepada Yesus. Ia percaya Yesus sanggup menyembuhkan dia dari kebutaannya. Sehingga dia berkata “Rabuni, supaya aku dapat melihat”. Kata “Rabuni” menunjukkan bagaimana Bartimeus begitu menghormati, menghargai  dan mengenal Yesus. Pada saat itu juga Bartimeus memperoleh kesembuhan yang luar biasa.

Beriman kepada Kristus dengan sungguh akan menjadi keselamatan bagi orang percaya. Yesus berkata kepada Bartimeus, “Pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau !” Bartimeus memperlihatkan iman yang sungguh luar biasa dan benar. Hal itu terlihat lewat bagaimana ia begitu setia tetap berseru memanggil dan berseru kepada Yesus walau begitu banyak tantangan yang melarang dia untuk berseru. Ia mengenal Yesus yang sanggup membebaskan dan menyelamatkan dia dan di atas semuanya itu ia katakan kepada Yesus bahwa Ia ingin sembuh. Yesus melihat dan menilai hal itu sebagai iman yang kuat dan tentunya dapat menyelamatkan Bartimeus.

Pengalaman Bartimeus ini mengajarkan kepada kita bahwa ukuran untuk datang kepada Yesus bukanlah jabatan, status atau hal-hal duniawi lainnya, namun iman. Kualitas iman Bartimeus menjadi kunci utama kesembuhan yang ia terima dari Yesus. Berkat Tuhan yang kita terima hendaklah membuat kita semakin sungguh mengikutiNya. Bartimeus yang memperoleh kesembuhan dan keselamatan itu akhirnya mengikut Yesus.

(Redaktur Lentera Jiwa)

 “Lalu kata Yesus kepadanya: “Pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau!”             (Mrk. 10:52).

Marilah berdoa :

Tuhan, semoga aku memiliki kualitas iman yang sungguh-sungguh kokoh kuat seperti Bartimeus. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini