Peringatan wajib Santo Vinsensius a Paulo, Im (P).
Za. 8:1-8;
Mzm. 102:16-18,19-21,29,22-23;
Luk. 9:46-50;
Saudara yang terkasih, keselamatan bisa diperoleh oleh setiap orang asalkan ia menaruh kepercayaannya kepada Tuhan. Dalam bacaan pertama, diceritakan tentang keselamatan bagi bangsa Israel. “Sesungguhnya, Aku menyelamatkan umat-Ku dari tempat terbitnya matahari sampai kepada tempat terbenamnya, supaya mereka diam di tengah-tengah Yerusalem. Maka mereka akan menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allah mereka dalam kesetiaan dan kebenaran”. Keselamatan yang dimaksud ialah keselamatan jiwa dari dosa dan kematian. Keselamatan merupakan janji Tuhan akan kehidupan kekal. Lewat keselamatan, kita umat yang percaya akan dibebaskan dari hasrat duniawi dan godaan untuk kemudian disatukan dalam persekutuan penuh dengan Tuhan.
Bacaan Injil hari ini menceritakan tentang pertengkaran mengenai siapa yang terbesar dari antara para murid. Pertengkaran para murid dihentikan oleh Yesus dengan cara mengambil seorang anak kecil dan menempatkannya di samping-Nya. Lalu Yesus dengan penuh kebijaksanaan-Nya menjelaskan: “Barangsiapa menyambut anak ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku; dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku. Karena yang terkecil di antara kamu sekalian, dialah yang terbesar”. Dengan demikian jawaban Yesus jelas bahwa barang siapa yang ingin dihormati, ia harus seperti anak kecil.
Yesus mau menjelaskan kepada para murid untuk bisa menjadi seperti anak kecil. Karena sikap seorang anak kecil yang polos dan suka mendengarkan orang lain dengan tulus. Ketulusan dan sikap mau mendengarkan pada anak kecil akan melahirkan sikap kepercayaan yang penuh dan inilah yang sangat diperlukan oleh setiap orang yang percaya pada Tuhan. Walaupun dalam bacaan pertama Tuhan sudah menjanjikan keselamatan pada umat-Nya, kita umat manusia yang percaya kepada-Nya perlu mendengarkan dan melaksanakan perintah-perintah Tuhan. Semuanya bisa terjadi bila kita sungguh-sungguh mau menaruh kepercayaan penuh kepada-Nya yang merupakan Juru Selamat umat manusia.
Saudara terkasih, hari ini Gereja Katolik memperingati St. Vinsensius a Paulo. Kita menyakini bersama bahwa St. Vinsensius a Paulo merupakan orang yang beriman kepada Tuhan. Iman dari St. Vinsensius a Paulo ini ditunjukkan dalam semangat melayani orang-orang miskin. Semoga kita pun bisa meneladani semangat St. Vinsensius a Paulo, demi pertumbuhan iman kita.
(Fr. Brian Leonardus Salea)
“Anak hamba-hamba-Mu akan diam dengan tenteram, anak cucu mereka akan tetap ada di hadapan-Mu” (Mzm. 102:29).
Marilah berdoa:
Ya Tuhan Allahku, semoga aku menjadi pengikut-Mu yang benar-benar menaruh kepercayaan penuh dan setia dengan melaksanakan segala perintah yang Engkau nyatakan dalam Sabda-Mu itu. Amin.











