“Percayalah kepada-Ku”: Renungan, Selasa, 27 April 2021

0
2023

Hari biasa Pekan IV Paskah

BcE Kis. 11:19-26; Mzm. 87:1-3,4-5,6-7; Yoh. 10:22-30.

Saudara-saudari terkasih, dalam kehidupan yang kita jalani saat ini, tentunya setiap dari kita pasti merasa bahwa hidup yang kita jalani terasa amat sulit. Misalnya saja sulit karena banyaknya pekerjaan atau segala aktivitas yang ada. Hal ini tentunya membuat kita hidup dalam penuh kebimbangan sama seperti orang-orang Yahudi. Akan tetapi, kita juga perlu menyadari bahwa dalam kebimbangan itu, kita mesti tetap berdoa dan percaya kepada Yesus. Sebab Yesus dalam setiap pekerjaan-Nya, dilaksanakan-Nya atas nama Bapan-Nya. Dan itu memberikan berkat dan kekuatan bagi Yesus.

Saudara-saudari terkasih, dalam Injil hari ini, kita melihat orang-orang Yahudi menolak Yesus, ketika hari raya Petahbisan Bait Allah di Yerusalem. Di Yerusalem Yesus dikelilingi oleh orang-orang Yahudi. Mereka tidak ingin lagi hidup dalam kebimbangan, sehingga mereka tidak sabar lagi mendengarkan perkataan dari Yesus sendiri, mengenai kapan kebimbangan mereka akan berakhir. Ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk mengetahui apakah Yesus sungguh-sungguh Mesias yang datang untuk membebaskan dan menyelamatkan mereka atau bukan. Akan tetapi sebelumnya Yesus telah menyatakan kepada mereka bahwa pekerjaan-pekerjaan yang Ia lakukan dalam nama Bapa-Nya, sesungguhnya adalah tindakan penyelamatan umat manusia.

Oleh karena itu saudara-saudara terkasih, sebagai umat manusia marilah kita selalu menanamkan sikap kepercayaan kita kepada Yesus. Dan marilah kita belajar dari Barnabas dan Saulus. Kedua orang inilah yang selalu setia memberikan nasehat kepada orang-orang supaya mereka semua tetap setia dan percaya kepada Tuhan.

Maka dari itu marilah juga kita mengajak teman-teman atau saudara-saudara kita yang masih berada dalam kehidupan yang penuh dengan kebimbangan untuk selalu setia dan tetap percaya kepada Tuhan. Dengan percaya kepada Tuhan, kita tidak akan berjalan dalam kebimbangan. Dengan percaya kepada Yesus Kristus, kita akan dituntun ke jalan yang benar sebab Yesuslah jalan kehidupan dan kebenaran. Jika kita mengandalkan Dia dalam hidup kita, maka kita tidak akan pernah tersesat. Semoga kebimbangan dan ketidakpastian hidup kita mendapat cahayanya dalam terang Kristus.

(Fr. Ipel Narwadan)

 

“Aku telah mengtakannya kepada kamu, tetapi kamu tidak percaya; pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberikan kesaksian tentang Aku” (Yoh. 10:25).

Marilah Berdoa:

Tuhan, kuatkanlah imanku dalam menjalani kehidupan ini, agar aku selalu setia dan tetap percaya kepada-Mu sebab Engkaulah penyelamat hidupku dan seluruh umat manusia. Amin

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini