“Kasih Allah yang Membebaskan”: Renungan, Senin 1 Februari 2021

0
2399

Hari Biasa Pekan (H)

Ibr. 11:32-40; Mzm. 31:20,21,22,23,24; Mrk. 5:1-20.

Dalam kehidupan ini tentunya ada hal yang baik dan yang jahat. Dan kita tahu bahwa yang jahat itu adalah iblis bukan? Iblis adalah sosok yang selalu menggoda manusia untuk berbuat jahat, yang tujuannya membawa manusia masuk dalam kegelapan dosa. Cara yang digunakan iblis adalah menyenangkan hati manusia dengan hal-hal yang nikmat. Dalam kehidupan, seringkali manusia tidak mampu mengendalikan dirinya dengan adanya kemegahan duniawi. Bertolak dari bacaan Injil hari ini, dikisahkan bahwa iblis telah menguasai pemuda di daerah Gerasa, namun karena kekuatan Tuhan, maka godaan dari iblis itu pun dikalahkan.

Dalam bacaan Injil, kita menemukan suatu kebenaran bahwa tak ada kuasa kegelapan, dosa, dan kejahatan yang tak dapat dikalahkan jika setiap orang melibatkan Tuhan dalam hidup ini. Dengan kuasa Tuhan maka iblis pun dikalahkan, seperti perintah yang Tuhan Yesus berikan kepada roh jahat itu: “Hai engkau roh jahat! Keluar dari orang ini!”.

Iblis memang tidak selayaknya berdiam dalam tubuh manusia. Karena itu  berpindahnya legion ke dalam babi-babi, menunjukkan kepada kita bahwa sudah semestinya tubuh kita ini menjadi bait Allah.

Yang menarik adalah orang yang tadinya kerasukan setan, justru ingin mengikuti Yesus. Namun Yesus menolak dan minta kepadanya untuk mewartakan kuasa Allah dan Allah pun mengasihinya.

Dekat dengan Yesus memungkinkan manusia semakin mengenal Kasih-Nya. Memperjuangkan kasih dan kebenaran menjadi tanda nyata bagi manusia untuk mengusir yang jahat dari dalam diri manusia. Tentunya, ini memerlukan daya kekuatan yang besar, dan memerlukan bantuan rahmat Allah sendiri. Hal ini mengungkapkan bahwa Allah itu berkuasa atas segala sesuatu dan Ia mengasihi kita dalam diri Yesus Putera-Nya. Jika Yesus bersama kita, tak ada apapun yang bisa mengalahkan dan menghalangi langkah hidup kita menuju kepada persatuan dengan-Nya.

 (Fr. Kani Lenak )

“Sebab Allah telah menyediakan sesuatu yang lebih baik bagi kita; tanpa Allah mereka tidak dapat sampai kepada kesempurnaan ”.

 

Marilah berdoa:

Tuhan Yesus, semoga kami tak pernah takut untuk mengikuti perintah-Mu, di manapun kami berada. Semoga iman kami selalu diteguhkan berkat daya Roh cinta kasih-Mu. Ajarilah kami juga untuk berjuang karena kasih dan demi kebenaran, dan kuatkan kami ketika menghadapi berbagai tantangan. Semoga karena rahmat-Mu kami mampu menjadi pengikut-Mu yang setia sampai kekal Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini