PW St. Gregorius Agung
1Kor. 3:18-23; Mzm. 24:1-2, 34ab, 5-6; Luk. 5:1-11;
Pada hari ini Gereja secara universal memperingati St. Gregorius Agung yang merupakan pujangga Gereja. Ia diangkat menjadi Paus pada tahun 590 dan menjadi pemimpin Gereja selama 14 tahun. Ia dikenal sebagai Paus yang mahsyur, negarawan dan administrator yang ulung. Meskipun begitu ia tetap rendah hati dan suka menyebut dirinya sebagai Servus Servorum Dei, “Abdi para abdi Allah”. Julukan ini sangat terkenal dan tetap dipakai sampai sekarang untuk jabatan Paus di Roma. Tahun-tahun terakhir hidupnya diwarnai oleh banyak penderitaan, namun demikian ia tetap bekerja untuk Gereja yang tercinta hingga akhir hayatnya. Santo Gregorius wafat pada tanggal 12 Maret 604.
Saudara sekalian, bacaan Injil hari ini mengisahkan tentang Yesus yang memanggil beberapa murid untuk mewartakan Kerajaan Allah kepada semua orang. Yesus naik ke atas perahu Simon yang sedang membasuh jalahnya dan menyuruh agar Simon bertolak ke tempat yang lebih dalam untuk menangkap ikan. Namun, Simon menjawab, “Guru telah sepanjang malam kami bekerja dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau yang menyuruhnya maka akan menebarkan jala juga”. Setelah itu mereka menangkap sejumlah banyak ikan. Ketika Simon Petrus melihat hal itu ia langsung tersungkur di hadapan Yesus dan berkata, “Tuhan pergilah dari padaku, karena aku orang berdosa”. Namun, Yesus malah berkata kepada mereka, “Jangan, takut, mulai dari sekarang engkau akan menjadi penjala manusia”. Mendengar ajakan Yesus itu dengan penuh imam mereka langsung meninggalkan pekerjaan mereka sebagai penjala ikan dan mengikuti-Nya.
Saudaraku yang terkasih, dalam kehidupan kerap kali kita menjadi orang yang besar kepala dan tidak suka disebut abdi. Di zaman modern ini istilah, “Servus Servorum Dei” tentu masih bergema di telingan kita. Namun, masih ada di antara kita yang merasa enggan dengan istilah tersebut. Karena, kita lebih suka disebut sebagai tuan dibandingkan abdi. Oleh sebab itu melalui bacaan Injil hari ini, kita semua diajak untuk menjadi murid ang suka melayani orang lain tanpa ada rasa gensi di dalam diri. Beranikanlah diri kita untuk melakukan seperti apa yang telah dilakukan oleh para murid Yesus.
(Fr. Oswaldus Mbawo)
“Jangan takut, mulai dari sekarang engkau akan menjala manusia » (Luk. 5:10).
Marilah berdoa:
Ya Tuhan, ajarilah aku untuk menjadi murid-Mu yang bijaksana. Amin











