“Iman dan Hati yang Percaya”: Renungan, Jumat 18 September 2020

0
2182

Hari Biasa (H)

1Kor. 15:12-20; Mzm. 17:1,6-7,8b,15; Luk. 8:1-3    

Dalam kehidupan sehari-hari, keberadaan wanita memiliki peranan yang amat penting dalam berbagai kegiatan, baik di rumah, Gereja dan masyarakat. Selain pria, wanita memiliki peranan penting dalam pembangunan dan perkembangan Gereja. Gereja dapat berkembang saat ini salah satunya berkat andil dari wanita-wanita perkasa yang gigih mempertahankan iman mereka dalam pelayanan. Dalam konteks pelayanan iman, wanita memiliki kesempatan mengambil bagian seperti, memimpin ibadah, menjadi ketua stasi atau wilayah rohani, menjadi pimpinan dewan pastoral paroki dan masih banyak lagi yang bisa wanita lakukan sebagai bentuk pelayanan dalam membangun Gereja dan umat.

Bacaan Injil hari ini memperlihatkan bagaimana peranan wanita dalam pelayanan bersama Yesus. Selain kedua belas rasul, wanita-wanita yang pernah disembuhkan oleh Yesus turut ikut bersama dengan mereka dalam perjalanan mewartakan Injil Kerajaan Allah. Wanita-wanita ini melayani Yesus dengan kekayaan mereka. Mereka mendapat kesempatan untuk bersama dengan Yesus dalam pewartaan-Nya. Suatu kegembiraan dan kebahagiaan besar yang dimiliki oleh wanita-wanita ini karena dapat mengikuti Yesus dan kedua belas rasul. Mereka memberi diri dan segala kepunyaan mereka untuk membantu pewartaan Yesus. Mereka siap untuk melayani Yesus kapan pun dan kemana pun Yesus pergi.

Rasul Paulus, dalam bacaan pertama, menegaskan kepada kita mengenai sebuah “kepercayaan”. Percayakah kita bahwa Yesus telah dibangkitkan dari antara orang mati? Ini merupakan sebuah pertanyaan peneguhan iman. Jawaban dari pertanyaan itu menuntun kita pada persatuan  penuh dengan Yesus. Dengan kebangkitan Yesus, kita telah diselamatkan. Kepercayaan itu menuntun kita pada jalan keselamatan kekal yang Yesus janjikan bagi para murid dan siapa saja yang percaya kepada-Nya.

Dengan demikian bacaan-bacaan hari ini mengajak kita untuk memiliki sikap percaya dan siap sedia. Kita percaya pada Yesus yang lahir, menderita, wafat dan bangkit untuk menyelamatkan kita, dan kita di ajak untuk siap sedia mewartakan keselamatan itu kepada sesama. Seperti wanita-wanita dalam Injil hari ini yang siap mengikut Yesus dan melayani-Nya, kita pun diajak untuk menjadi manusia yang tanpa keraguan selalu percaya bahwa Yesus telah datang untuk menyelamatkan kita. Kita diajak untuk turut ambil bagian dalam pewartaan bersama-sama dengan Dia, mewartakan kerajaan Allah kepada semua manusia supaya setiap orang dapat percaya dan diselamatkan. Agar setiap orang merasakan, “pada waktu bangun aku menikmati hadirat-Mu, ya Tuhan”.

(Fr. Andi Bambi)

“Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil” (Mat. 11:25).

Marilah berdoa:

Allah Bapa yang Maha Kuasa, berilah kami kepercayaan supaya kami selalu siap sedia mewartakan kasih-Mu di tengah dunia ini. Amin.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini