“Percaya akan Kuasa-Nya”: Renungan, Selasa 14 Juli 2020

0
1947

Hari Biasa (H)

Yes. 7:1-9; Mzm. 48:2-3a, 3b-4, 5-6, 7-8; Mat. 11:20-24.

Akhir-akhir ini bumi mengalami kesulitan sangat besar yang mungkin baru kali ini terjadi sepanjang perjalanan hidup kita. Banyak orang yang mengalami penderitaan akibat dari penyebaran virus yang mematikan, yaitu virus corona atau disebut juga wabah covid-19. Tidak sedikit orang yang kehilangan pekerjaannya karena adanya aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk bekerja dari rumah dan ada pula PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar. Hal ini menyebabkan pula banyak orang kelaparan dan memaksa mereka berbuat jahat untuk mendapatkan uang. Masih banyak lagi penderitaan yang dialami oleh banyak orang yang terkena dampak virus corona ini. Menjadi pertanyaan di sini, apakah mereka tidak percaya lagi akan kuasa Tuhan yang menyelamatkan? Mungkin saja ini adalah salah satu bentuk cobaan yang diberikan kepada manusia demi memperteguh iman mereka.

Dalam kitab Yesaya diceritakan bahwa Tuhan meyakinkan orang-orang yang tinggal di Yerusalem untuk tidak takut terhadap serangan yang akan dilakukan oleh bangsa lain di kota mereka karena Tuhan tidak akan membiarkan itu terjadi kepada mereka. Adapun dalam bacaan Injil Yesus mengecam kota-kota yang tidak bertobat dan mengatakan bahwa tanggungan mereka akan lebih besar daripada tanggungan Sodom dan Gomora. Dalam kedua bacaan tersebut yang ingin ditunjukkan adalah bagaimana setiap orang mampu mempertahankan iman dan kepercayaan mereka meskipun dalam keadaan sesulit apapun. Mempertahankan iman yang dimaksudkan disini adalah selalu percaya akan kuasa Tuhan yang Mahatinggi. Memang kadangkala tidak sedikit orang yang lupa diri ketika mereka tertimpa masalah dan mencari jalan keluar mereka sendiri tanpa meminta pertolongan dari Tuhan. Padahal mereka pasti menemukan jalan yang benar dari Tuhan sendiri.

Oleh sebab itu, marilah kita semua mulai membaharui diri kita. Entah ketika kita dalam keadaan suka maupun duka, hendaknya kita selalu teguh dalam iman kita, dengan selalu percaya akan kuasa Tuhan yang tiada batasnya bagi umat yang juga selalu setia dan taat kepada kehendak-Nya. Tuhan tidak akan membiarkan umat-Nya selalu jatuh dalam penderitaan karena sejak awal Ia telah berencana untuk menyelamatkan kita semua melalui Putera-Nya Yesus Kristus yang wafat di kayu salib demi menebus dosa-dosa kita dan membawa kita kepada keselamatan kekal.

(Fr. Ronald Pata)

“Jika kamu tidak percaya, sungguh, kamu tidak teguh jaya” (Yes. 7:9).

Marilah berdoa:

Ya Tuhan, bimbinglah kami untuk selalu setia dan taat kepada perintah-perintah Mu demi keselamatan kami semua. Amin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini