Hari Biasa Pekan Paskah VI (P)
Kis. 16:11-15; Mzm. 149:1-2,3-4,56a,9b; Yoh. 15:26-16:4a.
Karya Tuhan sungguh baik dalam hidup manusia. Tuhan menciptakan manusia dan melengkapinya dengan dua telinga dan satu mulut. Dengan dua telinga, manusia dimampukan untuk mendengar dan dengan satu mulut untuk berbicara. Mendengar merupakan salah satu hal penting dalam kehidupan bersama. Seperti yang dikisahkan dalam bacaan pertama. Di mana, Paulus mau mendengar perintah Tuhan melalui penglihatannya untuk menyelamatkan umat di Makedonia.
Dalam pewartaan itu, nampak seorang perempuan bernama Lidia yang mendengar dengan penuh perhatian semua perkataan dari Paulus dan memahaminya berkat campur tangan Tuhan. Sehingga, ia pun mau membuka hatinya untuk dibaptis. Dengan demikian, Lidia menunjukkan bahwa kemampuannya untuk mendengar dengan baik dan memusatkan perhatiannya secara penuh untuk mendengar sabda Tuhan, menghantarnya kepada keselamatan. Namun, perlu diingat bahwa semuanya itu terjadi karena kehendak dari Tuhan.
Melalui kehendak-Nya, Ia membuka hati manusia untuk percaya. Bahkan, untuk memberikan pemahaman mengenai kasih-Nya kepada manusia, Ia sendiri berjanji untuk mengutus Roh Kudus sebagai penghibur setiap manusia. Janji ini pun nampak jelas dalam bacaan injil hari ini, di mana dikatakan bahwa “Jikalau Penghibur yang Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, ia akan bersaksi tentang Aku”. Kata-kata ini merujuk pada perkataan Yesus kepada para rasul. Di mana, Yesus mengingatkan bahwa para rasul akan mengalami banyak penderitaan. Mereka akan ditolak, bahkan dikucilkan. Hal ini dikatakan Yesus untuk menguatkan pada rasul, agar mereka selalu berteguh dalam iman mereka, ketika memberi kesaksian tentang karya penyelamatan Allah.
Namun, segalanya itu berkat Roh yang menyertai mereka. Roh yang tidak lain ialah Roh Kebenaran, yang menjadi hal penting dalam kehidupan setiap manusia. Di mana, Roh Kebenaran bertugas untuk membenarkan dan meneguhkan setiap orang. Roh Kudus akan membenarkan dan meneguhkan. Ini pun merupakan saksi dari karya penyelamatan Kristus. Maka kita pun yang percaya kepada-Nya, turut dipanggil untuk melakukan hal yang sama, yakni menjadi saksi iman Kristus yang senantiasa berusaha menyelamatkan banyak orang. Ingatlah perkataan Yesus: “Tetapi semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya kamu ingat, bahwa Aku telah mengatakannya kepadamu”.
(Fr Andre Lalin)
“Jikalau penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku” (Yoh. 15:26).
Marilah berdoa:
Ya Tuhan, berilah kami Roh Kebenaran yang selalu menghibur kami di saat duka dan kecemasan melanda hidup ini. Amin.











