“Bukan Janji Palsu”: Renungan, Selasa 28 Mei 2019

0
2026

Hari Biasa Pekan VI Pasakah (P)

Kis. 16:22-34; Mzm. 138:1-2a,2bc,3,7c,-8; Yoh. 16:5-11

Hari ini penginjil Yohanes menceritakan tentang Yesus berpamitan kepada para murid-Nya. Yesus akan pergi ke rumah Bapa tetapi mengajak para murid, supaya jangan takut walaupun tidak bersama-sama. Yesus menguatkan hati para murid dengan janji yang menghibur mereka :“Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jika Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu”. Janji tentang Penghibur yang akan datang kepada para murid bukan janji palsu yang hanya dikatakan Yesus begitu saja. Tidaklah demikian, karena janji Yesus itu terpenuhi, nyata dan tinggal bersama murid-murid.

Janji Yesus terbukti sebagaimana diceritakan dalam Kisah Para Rasul 16:12-34, bacaan hari ini. Sungguh nyata bahwa Roh yang dijanjikan Yesus ada bersama murid-murid-Nya, saat para murid mewartakan kabar baik tentang Yesus. Dalam suka-duka, mereka selalu dalam lindungan Roh yang dijanjikan Yesus. Lebih real lagi ketika rasul Paulus dan Silas bersaksi. Mereka dianiaya dan dimasukkan ke dalam penjara. Namun, apa yang terjadi ketika mereka dalam penjara, berdoa dan bernyanyi memuji Allah? Yang terjadi adalah gempa bumi dahsyat mengguncang penjara, sehingga terbukalah pintu penjara.

Ketika kepala penjara melihat itu, ia menjadi takut dan mau membunuh dirinya sebab berpikir Paulus dan Silas telah melarikan diri. Melihat keajaiban tersebut, kepala penjara meminta untuk diselamatkan. Paulus dan Silas berkata kepadanya, “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu”. Akhirnya kepala penjara tersebut percaya dan meminta seluruh keluarganya dibaptis.

Iman yang kuat dan teguh akan Kristus membawa kita kepada keselamatan abadi di Surga. Janji akan datangnya Roh bukan untuk para rasul Yesus saja, tetapi kepada kita semua yang percaya kepada-Nya. Jangan kita takut untuk menghadapi segala perkara dengan ketakutan yang berlebihan, karena Roh yang dijanjikan Kristus akan menuntun, menjaga dan menghibur kita. Contohnya, bacaan-bacaan hari ini menyatakan bahwa tuntunan Roh Kudus terlaksana dalam diri Paulus, Silas dan kepala penjara. Semoga Roh Allah menyertai kita selalu.

(Fr. Jefry Fenan)

“Percayalah pada Yesus maka engkau akan selamat (Kis. 16:31).

Marilah berdoa:

Tuhan, tuntunlah aku selalu dengan roh-Mu dalam hidupku. Amin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini