Pw S. Lusia, PrwMrt (M)
Yes. 41:13-20; Mzm. 145:9,10-11,12-13ab; Mat. 11:11-15.
Charles Blondin, seorang akrobatik yang hidup tahun 1800-an, menjadi terkenal karena atraksinya berjalan menyebrangi Niagara Falls tanpa adanya tali pengaman. Setelah ia berhasil tiba di seberang, para penonton pun takjub akan kehebatan dan kenekatan Charles. Suatu ketika, Charles pernah menggendong seorang relawan dan bersama-sama menyebrangi Niagara Falls. Perlahan-lahan Charles melangkah sambil menggendong orang itu dan ketika berada di tengah perjalanan, Charles kehilangan keseimbangan. Di antara hidup dan mati itu, Charles berusaha menyeimbangkan keseimbangannya dan alhasil, ia mampu menyeimbangkan diri dan terus melanjutkan perjalanan hingga tiba di seberang dengan selamat.
Dalam bacaan pertama, Tuhan berusaha menguatkan hati orang-orang Israel dalam masa pembuangan. Walaupun dalam pembuangan, Tuhan tidak meninggalkan mereka (ay. 17). Tuhan hendak menunjukkan kebesaran-Nya di masa kekelaman bangsa Israel (ay. 20).
Bacaan Injil menceritakan tentang Yohanes yang diutus untuk mewartakan Kerajaan Allah. Sebagai seorang nabi, Yohanes pastinya mengalami tantangan dalam mewartakan Kerajaan Allah. Demikian pun Yesus, Ia sebagai utusan Allah hendak mengerjakan karya keselamatan bagi manusia pun tetap mengalami pelbagai tantangan. Namun, Yesus tetap berusaha menyebarkan Kerajaan Allah karena Bapa-Nya menyertai-Nya.
Saudara terkasih, berbeda antara mempercayai sesuatu dan mempercayakan diri kepada sesuatu. Cerita di atas hendak memberi inspirasi kepada kita bahwa dalam hidup kita, tak cukup berkata: “Aku percaya pada Tuhan”. Sangat mudahlah bagi kita untuk mengatakan percaya kepada Tuhan. Namun apakah kita bersedia membiarkan diri kita ditopang oleh Tuhan melewati arus deras tantangan hidup kita?
Santa Lusia yang kita peringati hari ini pun memberi inspirasi pada kita untuk tetap berani mewartakan Tuhan walaupun hidup kita yang menjadi taruhannya. Serahkanlah dirimu kepada Tuhan dan biarlah Dia yang menopang kita di hari-hari hidup kita.
(Fr. Giovani Gosal)
“Janganlah takut, Akulah yang menolong engkau” (Yes 41:13).
Marilah Berdoa:
Tuhan, ajarilah kami percaya. Amin.











