“Datang”: Renungan, Rabu 12 Desember 2018

0
2084

Hari Biasa Pekan II Adven (U)

Yes. 40:25-31; Mzm. 103: 1-2, 3-4, 8, 10; Mat. 11:28-30.       

Sebagai manusia tentu saja kita memiliki beban hidup yang berbeda-beda. Mungkin ada mahasiswa yang memiliki pergumulan dengan perkuliahan dan biaya hidupnya. Sebagai orang yang berkeluarga, kita sedang diperhadapkan dengan masalah kesehatan seorang anggota keluarga. Masih  banyak pegumulan hidup yang sering kita alami setiap hari. Pergumulan hidup ini sering kali membuat kita lupa. Artinya bahwa kita lupa akan Dia yang melebihi diri kita dan mampu untuk meringankan segala beban pergumulan hidup. Sebab  dengan hanya mengandalkan kekuatan diri sendiri kita tak dapat keluar dari pergumulan hidup yang sedang dialami.

Saudaraku terkasih, bacaan pertama pada hari ini menyadarkan kita bahwa hanya Allah yang memiliki kekuatan dan kekuasaan dari segala-galanya. Nabi Yesaya menuliskan bahwa justru Allah-lah yang menjadi sumber kekuatan  dan memberikan kepada kita semangat agar supaya dapat memikul segala beban pergumulan hidup ini. Ia memberikan kekuatan kepada kita yang sudah merasa lelah memikul beban hidup yang berat ini.

Tuhanlah sumber segala-galanya, sebab Ia yang menciptakan bumi dan isinya. Berpasrah kepada-Nya berarti kita mau membuka diri agar Allah turut berkarya dalam diri kita. Dengan cara bagaimana? Datang kepada Yesus. Hal ini ditegaskan juga dalam bacaan Injil. Yesus mengajak  kita untuk datang kepada-Nya agar supaya  beban hidup yang sedang kita pikul menjadi ringan. Ajakan Yesus ini menunjukkan bahwa Allah melalui diri Putra-Nya tidak pernah meninggalkan kita sendirian dalam memikul pergumulan hidup yang sedang kita alami.

Ada berbagai macam cara yang bisa kita lakukan untuk datang kepada-Nya. Misalnya, meluangkan waktu untuk berdoa secara pribadi atapun bersama. Entah itu dengan keluarga atau kelompok wilayah rohani dan menghadiri serta menghayati kurban Ekaristi setiap kali dirayakan. Yakinlah bahwa beban hidup kita pun dapat diringankan olehNya. Dapatkah kita menanggapi ajakan Yesus ini?

(Fr. Efrianus Kaka Embu)

Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu” (Mat. 11:28).

Marilah berdoa :

Bapa, bantulah kami agar menjadi orang yang tabah dalam menghadapi persoalan hidup ini. Amin. 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini