Pw S. Ignasius dr Loyola, Im (P)
Yer. 14:17-22; Mzm. 79:8,9,11,13; Mat. 13:36-43
Seorang petani sawah menanam padi di kebunnya yang sangat luas. Petani tersebut sangat gembira, karena padi yang ia tanam terlihat sehat dan baik. Seiring hari berganti, padi yang ia tanam bertambah besar dan terlihat sangat hijau. Petani yang penasaran dengan perkembangan tanamannya, pergi melihat padinya itu. Sesampainya di sawah, ia sangat kaget karena sawah yang ditanami padi, ditumbuhi rumput-rumput liar.
Pada hari ini bacaan Injil mengisahkan penjelasan Yesus tentang perumpamaan lalang di antara gandum. Diceriterakan dalam Injil bahwa para murid-Nya meminta penjelasan tentang perumpamaan tersebut.
Pertama-tama Yesus menjelaskan bahwa orang yang menaburkan benih yang baik adalah Anak Manusia. Kemudian, ladangnya itu adalah dunia. Lalu, benih yang baik adalah anak-anak Kerajaan dan lalang adalah anak-anak si jahat. Musuh yang menaburkan benih lalang ialah Iblis. Waktu menuai ialah akhir zaman dan para penuai adalah para malaikat.
Yesus mejelaskan bahwa Allah datang ke dunia ini untuk menaburkan benih-benih yang baik, supaya menghasilkan panenan yang baik pula. Namun, sangat disayangkan karena benih yang baik pada akhirnya diganggu oleh musuh yang jahat. Mereka yang jahat mendatangkan malapetaka yang besar di antara orang-orang yang baik.
Manusia pada mulanya adalah benih yang baik. Tetapi mereka menjadi benih yang tidak baik lagi, karena tergoda dengan tawaran si jahat. Orang disebut sebagai benih yang baik, jika ia bertahan sampai akhir di jalan Tuhan. Sedangkan orang disebut sebagai benih yang tidak baik, karena ia tidak setia dengan jalan Tuhan.
Allah Yang Mahabaik sudah memberikan kebebasan kepada manusia untuk memilih yang baik dan tidak baik. Manusia yang setia dengan Tuhan akan memilih hal-hal yang baik di mata Tuhan. Allah yang melihat itu, akan menilai semuanya itu. Allah adalah hakim yang adil. Pembela orang yang benar dan Dia tidak akan mengecewakan orang-orang benar yang setia di jalan-Nya.
Kita sebagai orang Kristen yang hidup di zaman ini mempunyai tugas dan tanggungjawab yang besar. Menjaga padi dari lalang yang jahat merupakan tugas yang besar dari Tuhan. Tuhan telah memercayakan tugas itu kepada kita, sebagai orang yang percaya. Sudahkah kita sebagai orang Kristen menjalankan tugas yang mulia itu?
(Redaksi LJ)
“Siapa yang bertelinga, hendaklah ia mendengar!” (Mat. 13:43)
Marilah berdoa:
Tuhan, kuatkanlah kami, supaya bisa menjaga dan melaksanakan tanggung jawab ini! Amin.











