Secara umum banyak orang berpendapat bahwa orang yang masuk ke seminari itu karena sudah memiliki motivasi untuk menjadi seorang imam atau karena motivasi dari keluarga. Berbeda dari pandangan umum tersebut, saya awalnya masuk ke SMP Seminari St. Yudas Thadeus Langgur bukan karena motivasi untuk menjadi seorang imam melainkan berawal dari ikut-ikutan teman yang hendak mendaftar masuk ke Seminari. Dan ketika itu, saya sama sekali tidak berpikir untuk menjadi seorang imam.
Akibat dari hanya ikut-ikutan untuk masuk ke seminari, membuat saya beberapa kali hendak mengundurkan diri dari seminari. Namun kenyataannya hingga saat ini saya masih tetap bertahan di jalan panggilan yang suci ini.
Apa yang membuat sehingga sampai saat ini saya masih bisa bertahan? Pertama, karena ketika menjalani hidup di seminari baik seminari kecil maupun menengah perlahan-lahan motivasi untuk menjadi seorang calon imam mulai terbentuk. Pembinaan yang saya jalani bertahun-tahun di Seminari, perlahan-lahan mulai membentuk atau melengkapi motivasi yang ada.
Kedua, karena kebersamaan yang tercipta di seminari, terutama kebersamaan dengan teman-teman seangkatan di mana lewat kebersamaan tersebut kami semua saling menguatkan satu sama lain serta saling memberikan motivasi untuk tetap berada di jalan panggilan yang suci ini.
Ketiga, alasan utama mengapa motivasi saya menjadi sangat kuat untuk tetap menjalani panggilan ini adalah pengalaman ketika melakukan kegiatan live in. Dalam kegiatan ini, kami diutus untuk hidup dan tinggal di tengah umat. Hal tersebut membuat saya merasa ingin untuk melayani seluruh umat di mana pun mereka berada, terutama di daerah saya. Walaupun di daerah saya sudah banyak imam tetapi pelayanannya masih belum maksimal, sedangkan umat sangat membutuhkan pelayanan dari para gembala Allah yakni oleh para imam.
Saya sadar bahwa saya memiliki banyak kekurangan. Namun saya memiliki motivasi yang kuat untuk dapat melayani banyak orang. Oleh karena itu, sejak lulus dari kelas Persiapan Atas di Seminari St. Yudas Thadeus Langgur saya berkomitmen untuk tetap berada dalam jalan panggilan ini meskipun banyak tantangan dan rintangan. Saya harus tetap konsisten, serius, teguh dan setia dalam menjalani panggilan Tuhan ini, agar kelak saya dapat melayani banyak orang yang sangat membutuhkan pelayanan dari para Gembala Allah. Saya yakin bahwa Tuhan yang telah memanggil saya hingga saat ini, tak akan meninggalkan saya dan teman-teman sepanggilan lainnya. Ia akan selalu ada dan senantiasa menyertai kami semua.
(Fr. Gabriel Junior Ell)











