“Siap Menerima”: Renungan, Rabu 21 Desember 2022

0
1173

Hari Biasa Khusus Adven (U)

BcE Kid. 2:8-14 atau Zef. 3:14-18a; Mzm. 33:2-3,11-12,20-21; Luk. 1:39-45

Di masa adven ini, firman Tuhan mengajak kita untuk bermenung tentang penantian kedatangan Yesus Kristus. Pada hari ini, Injil mengisahkan tentang Maria mengunjungi Elisabet. Dalam kunjungannya, Maria tidak sendiri tetapi bersama dengan Yesus di dalam kandunganya. Kenyataan bahwa Maria membawa Tuhan dalam kandunganya membuat Elisabet penuh dengan Roh Kudus, hingga membuat anak dalam kandungannya pun melonjak kegirangan. Elisabet pun sampai berseru dengan suara nyaring: “Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu.” Seruan Elizabet kepada Maria tersebut dianggap benar dalam Gereja Katolik karena sesuai dengan kodrat Maria sebagai Ibu Yesus.

Melalui pengakuan itu, kita juga diharapkan untuk membuka pintu untuk Maria. Biarlah Bunda Maria datang kepada kita dan membagikan suka cita misteri ilahi yang telah diterima-Nya dari Allah sendiri. Maka sama seperti Elisabet yang penuh dengan Roh Kudus, kita pun yang mau menerima Maria dengan sepenuh hati, turut merasakan kuasa Roh Kudus yang bekerja dalam kehidupan kita sehari-hari

Masa adven ini menjadi saat yang tepat bagi kita umat beriman, untuk membaharui diri. Biarlah diri kita dipenuhi dengan Roh Kudus dalam menanti kelahiran Tuhan kita Yesus Kristus. Agar pada saatnya, kita tidak takut, dan menjadi letih lesu, seperti yang diserukan Zefanya kepada Yerusalem dalam bacaan pertama. Sebaliknya kita perlu menyadari dengan penuh iman, kehadiran Tuhan di tengah-tengah kita. Dia yang telah berinkarnasi menjadi manusia dan membawa sukacita ke dunia serta membaharui kita ke jalan-Nya yang kudus. Karena itu dengan suka cita pula kita menerima dan memberi ruang bagi-Nya untuk berkarya dalam diri kita.

Kini kita sudah masuk dalam hari-hari terakhir menjelang kelahiran Tuhan. Semoga Firman Tuhan yang kita dengar hari ini sungguh-sungguh membantu kita untuk mempersiapkan diri menyambut perayaan kedatangan Tuhan Yesus yang akan lahir ke dunia sebagai manusia. Yesus datang untuk mewartakan misi dari Allah yang ingin menyelamatkan umat manusia. Yesus yang merupakan Putera Allah justru hidup sebagai manusia dengan segala sifat kemanusiaan dan mempersebahkan-Nya kepada Allah sebagai kurban silih penghapus dosa.

(Fr.Dominikus Samponu)

“Tuhan Allahmu ada di antara kamu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan”

(Zef. 3:17).

Marilah berdoa:

Bapa, semoga kami pantas dan layak untuk bersukacita menyambut kedatangan Putera-Mu ke dunia. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini