“TUHAN SELALU MENYERTAIMU”: Renungan, Kamis 18 Mei 2023

0
3172

Hari Raya Kenaikan Tuhan (P)

Kis.1: 1 – 11; Mzm. 47: 2-3,6-7,8-9; Ef. 1:17 -23; Mat. 28:16-20

Hari ini kita merayakan Tuhan Yesus naik surga. Sebagai manusia,Yesus Kristus adalah yang pertama naik ke surga dengan jiwa dan raga-Nya. Kita semua yang percaya kepada Kristus mempunyai pengharapan akan dibangkitkan dari kematian dan ikut naik ke surga bersama dengan Kristus. Misteri iman ini sungguh sulit dipahami karena ada di luar nalar manusia. Namun tidak semua yang ada di luar nalar manusia adalah salah. Karena nalar manusia tidak mampu memahami seluruh kebenaran yang sejati. Rasul Paulus sangat paham akan kesulitan itu, sehingga dalam bacaan kedua liturgi hari ini dari surat Efesus, dikatakan, “Aku mohon kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus. Bapa yang mulia, agar Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar. Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang. Agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya.”

Jika mata hati kita terang dan dapat mengenal Tuhan Yesus Kristus dengan benar, maka kita akan sedikit memahami betapa mulianya peristiwa yang kita rayakan hari ini. Setelah Yesus bangkit dari mati dan selama 40 hari tinggal bersama murid-muridNya dalam keadaan tubuh yang sudah dibangkitkan atau dalam keadaan yang mulia, yang dapat masuk menjumpai para muridNya meskipun mereka ada dalam ruangan dengan pintu-pintu yang terkunci, maka kemudian Yesus terangkat ke surga. Ia naik ke surga disaksikan oleh para muridNya yang melihat ke atas mengikuti perjalanan Yesus yang naik ke surga dengan tubuh-Nya yang mulia. Penginjil Lukas menulis, “Hai orang- orang Galilea, mengapa kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke surga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu lihat Dia naik ke surga.”

Menurut Penginjil Matius hari ini, Yesus sendiri berkata sebelum ia naik ke surga, “KepadaKu telah diberikan segala kuasa di surga dan di bumi”. Jadi, Tuhan Yesus mempunyai kuasa penuh baik di surga maupun di bumi. Yesus Kristus adalah Putera Allah yang telah turun ke dunia dan yang telah naik ke surga menurut. Dalam kuasa-Nya sebagai Putera Allah itu, ia memberikan perintah kepada para murid-Nya, yang merupakan kalimat terakhir dari Injil Matius itu, “Pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Ketahuilah Aku menyertai kamu senantiasa sampai akhir zaman.” Yesus yang telah naik ke surga, tetap menemani peziarahan kita di dunia ini. Dia yang telah naik ke surga dengan mulai, tetap tinggal di antara kita dan dekat dengan kita.

(Rm. Albertus Sujoko)

Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus ( Mat 28:19 ).

Marilah Doa:

Allah Bapa di surga, semoga kami menjadi murid-murid Kristus yang setia dan mewartakan Injil kepada siapa saja yang kami jumpai. Amin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini