“PERCAYA KEPADA TUHAN”: Renungan, Selasa 16 Mei 2023

0
1386

Hari Biasa Pekan VI Paskah (P)

Kis. 16: 22-34; Mzm. 138: 1-2a, 2b-3, 7c-8; Yoh. 16:5-11.

Setiap orang pasti akan merasa bangga dan senang, ketika di tengah kehidupan sosialnya ia mendapatkan suatu pencapaian yang memuaskan. Pencapaian di bidang apa saja yang penting dapat membuat seseorang terkenal. Ketika kita mengejar popularitas, seseorang selalu ingin menjadi yang terbaik. Namun, perlu diketahui popularitas dan pangkat tidak bisa menyelamatkan kita, ketika kita sedang berhadapan dengan masalah keselamatan kekal. Sebut saja Michael Jackson, orang yang sudah terkenal dan kaya, tetapi mati bunuh diri.

Bacaan pertama hari ini ditegaskan, bagaimana caranya orang untuk bisa selamat. Dalam keterpurukan kepala penjara yang mau bunuh diri, dan bertanya kepada Paulus, Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat? Maka, Paulus menjawab “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu. Tentang keselamatan ini, kembali ditegaskan dalam bacaan Injil. Injil hari ini mengisahkan tentang penghibur yang akan datang untuk senantiasa menyertai para murid. Apa hubungannya penghibur dengan keselamatan? Yesus mengatakan penghibur yang akan datang itu akan menginsafkan dunia dari dosa. Ini yang menjadi benang merah antara penghibur yang dijanjikan dan keselamatan. Orang yang selamat adalah orang yang tidak berdosa. Orang yang tidak berdosa adalah orang yang senantiasa percaya kepada Kristus dengan bantuan Roh penghibur.

Melalui kedua bacaan tersebut, Yesus memberikan suatu penegasan kepada para muridNya, agar para murid tidak gemetar dan takut ketika Yesus pergi meninggalkan mereka dari dunia ini. Sehingga Yesus mengutus Roh Kudus untuk bekerja dalam diri para murid, agar para murid dengan berani mewartakan Kerajaan Allah di tengah-tengah orang banyak yang belum mengenal Yesus. Roh Kudus berhasil bekerja dalam diri kepala penjara beserta seisi rumahnya diselamatkan, lewat murid Kristus, yakni Paulus dan Silas. Semoga Roh Kudus selalu bekerja dalam diri kita masing-masing, agar kita selalu hidup di jalan yang benar dan percaya kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai Sang Juruselamat umat manusia.

(Fr. Emanuel Helsi Gani)

 “Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu, adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu” (Yoh 16:7)

Marilah berdoa:

Ya Tuhan, curahkanlah Roh KudusMu di dalam diri kami. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini