“Kuasa Yesus Melebihi Apapun”: Renungan, Selasa 11 Januari 2022

0
1979

Hari Biasa (H)

1Sam. 1:9-20; Mzm: 1Sam. 2:1,4-5,6-7,8abcd; Mrk. 1:21b-28.

Kita sebagai manusia memiliki rasa takut, terutama ketika kita mendengar kata setan. Setan bagi kita sangatlah menakutkan. Terkadang kita berpikir bahwa setan bisa saja membunuh atau menakuti kita kapan saja. Sebagai manusia yang percaya kepada Yesus Kristus yang memiliki kuasa lebih dari apa pun hendaknya kita jangan takut, karena ada Yesus yang selalu bersama-sama dengan kita di mana pun kita berada dan kemana pun kita pergi.

Bacaan Injil hari ini berbicara tentang Yesus yang sedang mengajar di Bait Allah penuh dengan kuasa sehingga banyak orang takjub karena Ia tidak mengajar seperti ahli taurat. Hal itulah yang membuat banyak orang takjub dengan apa yang dikatakan Yesus dalam pengajaran-Nya. Akan tetapi ada hal lain yang terjadi pada saat itu yang membuat orang-orang yang hadir pada saat itu lebih takjub terhadap Yesus. Karena Yesus bisa mengusir setan yang pada saat itu merasuki seseorang. Dengan kuasa Yesus yang mengatakan “Diamlah, keluarlah dari padanya!” Dan apa yang terjadi pada saat Yesus mengatakan itu? Roh jahat itu langsung keluar. Roh jahat itu keluar karena dia sadar sedang berhadapan dengan siapa. Roh jahat itu mengetahui bahwa Yesus adalah Yang Kudus dari Allah. Roh jahat saja sadar akan kuasa dari Yesus sebagai yang kudus dari Allah apalagi kita sebagai umat yang mengimani pribadi Yesus secara mendalam.

Bacaan ini mengajarkan kepada kita bahwa sebagai pengikut Kristus yang sejati, haruslah dalam kehidupan kita sehari-hari, kemana pun kita pergi atau apa pun yang kita lakukan, kita selalu mengandalkan kuasa Yesus yang melebihi apa pun. Roh jahat atau yang sering kita sebut setan atau hal yang lainnya, yang sering membuat kita takut saja tunduk dan takut serta menuruti apa yang dikatakan Yesus. Itu berarti bahwa Kuasa Yesus itu melebihi apa pun yang ada baik itu setan atau roh jahat. Maka dalam kehidupan kita jangan takut dengan setan. Karena setan tidak memiliki kuasa apa pun atas diri kita. Sebaliknya, kita harus takut kepada Yesus yang memiliki kuasa atas diri kita. Dengan takut akan Yesus maka kita akan selalu diberkati  oleh Allah.

(Fr. Juventus Yosep Rahangiar)

“Diam, keluar dari padanya!” (Mrk. 1:25).

Marilah berdoa:

Ya Allah, dengan kuasa-Mu lindungi dan jagalah kami agar tidak takut terhadap apa pun, melainkan kami harus takut terhadap-Mu sebagai Allah yang Esa. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini