“Raja Terakhir dan Kekuasaannya”: Renungan, Jumat 17 Desember 2021

0
1233

Hari Biasa Khusus Adven (U)

Kej. 49:2,8-10; Mzm. 72:1-2,3-4ab,7-8,17; Mat. 1:1-17.

Kerajaan dapat diartikan sebagai satu bentuk pemerintahan yang dipimpin oleh penguasa monarki. Penguasa monarki ini sendiri lebih umum disebut sebagai seorang raja. Setiap kerajaan pasti dipimpin oleh lebih dari satu raja, kecuali kalau kerajaan itu hanya berdiri sebentar kemudian segera hancur lebur. Jika kerajaan itu berdiri cukup lama, pasti raja yang pernah memimpinnya bukan satu orang saja.

Sebagaimana suatu kerajaan pada umumnya, Israel juga dipimpin oleh banyak raja. Raja pertama yang memimpin Israel ialah Saul. Namun raja yang mungkin paling dikenal ialah Daud. Daud bisa jadi dikatakan sebagai raja yang istimewa. Bagaimana tidak, dari keturunannyalah raja terakhir Israel berasal. Injil hari ini jelas menunjukkan bagaimana raja terakhir kerajaan Israel ini berasal dari keturunan Daud. Karena itu sang raja terakhir itu sering disebut sebagai tunas Daud. Ia adalah raja yang terhebat dari seluruh raja di Israel. Dan dialah raja terakhir yang memimpin Israel, yaitu Yesus, Putera Allah

Sebagian orang mungkin akan mengatakan bahwa dia tidak sungguh-sungguh menjadi raja atas Israel. Jika dilihat dalam sejarah memang tidak dapat dibuktikan bahwa Ia adalah raja yang terakhir memimpin kerajaan Israel. Namun, iman kita mengajarkan kita untuk percaya bahwa dialah raja Israel yang terakhir dengan segala kemegahan dan kemahsyurannya. Ialah yang dikatakan dalam Kitab Kejadian oleh Yakub ketika ia berpesan kepada anak-anaknya.

Kata-kata Yakub kiranya jelas menunjuk kepada Yesus sebagai Dia yang berhak atas kerajaan Yehuda yakni kerajaan Israel, yang kepada-Nya akan takluk segala bangsa. Kerajaan yang dipimpin sang raja terakhir dari kerajaan Israel ini ialah kerajaan Israel yang abadi dalam kedamaian. Itulah kerajaan yang dituju setiap orang percaya dengan penuh harapan.

Dapat kita lihat betapa besar kuasa-Nya hingga mampu menaklukkan bangsa-bangsa. Kerajaan-Nya pun merupakan kerajaan yang kekal dalam kedamaian dan sungguh menjadi destinasi idaman bagi semua orang yang percaya kepada-Nya. Saat ini, kita berada dalam masa Adven, dimana kita menantikan dan menyongsong kelahiran dari sang Raja Mahakuasa yang akan menjadi raja terakhir dari kerajaan Israel. Kita diajak untuk mempersiapkan diri dan batin kita dengan sungguh agar layak untuk menyambut kehadiran-Nya di dunia ini. Dengan menyambut-Nya secara layak, kita percaya bahwa nantinya Dia akan menyambut kita juga dalam kerajaan-Nya di akhir zaman.

(Fr. Gabriel Billy Runtu).

“Sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa” (Kej. 49:10).

Marilah Berdoa:

Tuhan, sucikanlah kami agar layak menyambut kedatangan-Mu. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini