Pw S. Filipus Neri, Im (P)
Kis. 20:17-27; Mzm. 68:10-11,20-21; Yoh. 17:1-11a;
Saudara-saudari terkasih bacaan injil hari ini berbicara tentang Yesus bersabda kepada Bapa tentang tugas perutusannya ke dunia. Yesus menengadah ke langit dan berkata; “Bapa, telah tiba saatnya; permuliakanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu mempermuliakan Engkau”. Dengan perkataan ini mau menunjukan kepada kita bahwa Yesus selalu menyerahkan segalanya kepada Bapa yang telah mengutus Dia ke dunia. Tugas perutusan ini yang diteruskan oleh para rasul.
Kehadiran Yesus ke dunia memperlihatkan kepada manusia, bahwa Allah sangat mencintai mereka. Tugas perutusan Yesus bukan hanya semata-mata mewartakan kabar gembira, melainkan Yesus menyelamatkan umat manusia dari dosa sehingga membuat manusia terpisah dengan Allah. Dengan tugas perutusan ini, Yesus memberikan nyawa-Nya demi menebus dosa-dosa manusia. Maka tugas perutusan Yesus butuh pengorbanan. Pengorbanan yang Yesus berikan adalah diri-Nya. Dengan tindakan-Nya, diharuskan manusia tahu bahwa Allah sangat mencintai manusia. Bahkan Allah rela memberikan Putra-Nya yang tunggal untuk menebus dosa manusia. Inilah tanggung jawab yang Yesus terima dari Bapa. Sebab, Allah tahu bahwa Yesus dapat melakukannya dengan kuasa Bapa-Nya.
Dalam kehidupan setiap hari, kita pasti pernah menerima tanggung jawab yang diberikan orang lain kepada kita. Maka dengan tanggung jawab itu, kita dipercaya bahwa kita mampu untuk melakukannya. Tanggung jawab yang diberikan menjadikan kita sebagai manusia yang mempunyai nilai di hadapan orang lain. Namun, bacaan Injil hari ini mengajarkan kita bukan hanya bernilai di hadapan orang lain melainkan harus bernilai di hadapan Tuhan. Kita harus meneladani Yesus yang bertanggung jawab dengan tugas yang diberikan Allah kepada-Nya. Jika kita sudah melakukannya, niscaya Allah akan sangat mencintai kita. Sebab, kita semua adalah anak-anak Allah yang selalu berserah pada kerahiman Tuhan.
Fr. Sardianus Salambai
Sekarang mereka tahu, bahwa semua yang Engkau berikan kepada-Ku itu berasal dari pad-Mu.
Marilah Berdoa:
Tuhan berilah kami kemampuan agar dapat melaksanakan tanggung jawab kami yang dipercayakan kepada kami. Amin











