Hari Biasa Masa Natal (P)
1Yoh. 3 : 7 – 10; Mzm. 98 1,7-8,9; Yoh 1 : 35-42
Bisikan, apa itu bisikan? Apakah semacam suara nyamuk yang terdengar di telinga? Benarlah, bahwa bisikan merupakan suara kecil yang tertangkap oleh indra pendengaran. Sebenarnya sebuah bisikan itu datang dalam berbagai hal yang kadangkala tidak secara langsung diketahui. Bisikan itu bisa jadi menunjuk pada hal yang baik maupun yang jahat atau sesat dalam artian hoax (berita yang tak benar).
Bacaan Injil hari ini berkisah tentang murid-murid Yesus yang pertama. Yohanes Pembaptis menunjukkan bahwa ia telah mendapatkan bisikan dalam telinganya sehingga berkata, “Lihatlah Anak Domba Allah!”. Perkataan ini didengar oleh dua orang yang lain sehingga mereka mengikuti Yesus. Hal ini secara langsung mau mengatakan bahwa sebenarnya mereka telah mendapatkan bisikan positif yang mampu membawa mereka menuju pada apa yang disebut dengan kebenaran yang sejati. Dengan mengikuti bisikan-Nya berarti kita akan mendapatkan ketenangan hidup dan kegembiraan yang sejati.
Sesungguhnya bisikan yang dianggap sebagai bisikan positif itu adalah bisikan yang berasal dari hati, karena di hati itulah tempat hadirnya Tuhan (kebenaran sejati). Tuhan memberi kebebasan pada kita, maka kitalah yang harus menggunakannya dengan penuh kebijaksanaan. Melalui hati, kita dapat melihat bahwa sesuatu itu baik atau buruk. Kita tentu kadangkala mudah dipengaruhi oleh bisikan orang lain, yang pada umumnya antara dua, yakni bisikan baik atau buruk. Dalam bacaan pertama, kita telah mendengar pesan Yesus yakni “barang siapa yang berbuat kebenaran adalah benar, sama seperti Kristus adalah benar”, artinya bahwa kita jangan cepat termakan dengan apa yang dikatakan orang lain. Lebih parah lagi menambahkan informasi lain yang tidak benar tentang hal itu. Maka perlulah bagi kita untuk mencari kebenarannya terlebih dahulu.
Saudara-saudari terkasih, hari ini Yesus berpesan agar kita menjadi anak-anak Allah yang terbiasa mendengar hal-hal yang sungguh benar dan tidak sesat, agar hati kita pun terbiasa menerima segala bentuk bisikan yang benar, yang datang dari Allah. Dengan demikian menjadi murid-murid-Nya yang setia dan percaya akan perkataan-Nya yang adalah kebenaran. Maka “Marilah dan kamu akan melihatnya!”.
(Fr. Ferdinan Ogi)
“Anak-anak-Ku, janganlah membiarkan seorang pun menyesatkan kamu…” (1Yoh. 3 : 7a)
Marilah berdoa:
Ya Tuhan, bantulah hambamu agar selalu berbuat yang benar sesuai dengan sabda-Mu dan selalu mendapatkan bisikan positif dalam hidup yang sungguh berasal dari-Mu. Amin











