“Kembali Kepada Bapa”: Renungan, Sabtu 23 Maret 2019

0
2233

Hari biasa Pekan II Prapaskah (U).

Mi. 7:14-15,18-20; Mzm. 103:1-2,3-4,9-10,11-12; Luk 15:1-3. 11-32.

Dalam bacaan pertama nabi Mikha menyerukan kepada umat Israel untuk berdoa meminta tindakan dan belas kasih dari Allah. Umat Israel yang adalah umat pilihan Allah sering kali berbuat salah bahkan meninggalkan Allah. Dalam kitab Mikha pasal tujuh digambarkan dengan jelas salah satu contoh bagaimana situasi umat israel yang tidak lagi mau mendengarkan Allah. Mereka membunuh, mereka berbuat jahat, hukum mereka putar balikkan dan sebagainya. Berhadapan dengan situasi demikian nabi Mikha tampil dan menyerukan pertobatan kepada umat Israel.

Umat Israel diminta untuk memohon kepada Allah agar Allah mau menyayangi dan menghapuskan dosa mereka. Dengan pertobatan, umat Israel dapat bergembira karena Allah kembali kepada mereka dan memberkati mereka. Hal yang sama juga digambarkan dalam bacaan Injil.

Dalam bacaan Injil ditampilkan anak bungsu yang meminta harta yang menjadi bagiannya dan menjual harta itu kemudian pergi merantau. Karena ketidakbijaksanaannya dalam menggunakan apa yang diberikan oleh bapanya maka ia menderita. Dalam situasi demikian ia menyadari bahwa ia mesti kembali kepada bapanya. Hal yang penting yakni meskipun anak itu sudah meninggalkan bapanya namun bapanya tetap menerima dia dengan suka-cita karena anak itu mau kemabali.

Kita pun sebagai anak-anak Allah, sudah diberikan kesempatan hidup sebagai “harta” milik kita. kita dituntut untuk dapat menggunakan kesempatan itu sebaik mungkin demi kemuliaan Allah dan demi keselamatan kita. Jika kita belum bisa menggunakannya dengan baik sama seperti bangsa Israel yang meninggalkan Allah, dan sama seperti anak bungsu yang meninggalkan bapanya, bacaan-bacaan hari ini mengajak kita untuk mau menunjukkan sikap pertobatan. Sikap yang mau berbalik kepada Allah karena Allah adalah Bapa kita dan Ia akan senantiasa menerima anak-anak-Nya yang mau kembali kepada-Nya.

(Fr. Boby Weridity)

“Aku akan bangkit dan pergi kepada Bapaku dan berkata kepada-Nya: Bapa aku telah berdosa terhadap Sorga dan terhadap Bapa” (Luk. 15:18).

Marilah Berdoa:

Ya Allah, lembutkanlah hatiku agar aku mampu kembali kepadaMu. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini