Hari Sabtu Sesudah Rabu Abu (U)
Yes. 58:9b-14; Mzm. 86:1-2,3-4,5-6; Luk. 5:27-32.
“Sebab Engkau, ya Tuhan, baik dan suka mengampuni dan berlimpah kasih setia bagi semua orang yang berseru kepada-Mu.” Inilah kata-kata pemazmur pada hari ini. Tuhan sungguh penuh belaskasih untuk mengampuni setiap orang yang berdosa.
Kadangkala kita sebagai manusia takut untuk bertobat, karena merasa berat dengan kesalahan yang kita perbuat. Bahkan tidak bisa dipungkiri juga bahwa kita sering menyembunyikan kesalahan (dosa) kita. Menjadi takut untuk mengakui semua perbuatan salah dan pebuatan jahat yang dilakukan.
Bacaan Injil hari ini sungguh menyejukkan hati dan pikiran setiap manusia. Kita sebagai manusia yang penuh dengan kerapuhan jangan takut untuk betobat. Yesus sendiri mengatakan bahwa, “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat.” Perkataan Yesus sangat jelas menerangkan bahwa Ia tidak membenci orang-orang yang berdosa. Bahkan Lewi pemungut cukai saja dipanggil oleh Yesus untuk mengikuti-Nya dan menjadi murid-Nya.
Pemazmur hari ini juga menegaskan hal yang sama. Tuhan adalah Tuhan yang baik dan suka mengampuni dan berlimpah kasih setia-Nya bagi semua manusia atau orang yang mau bermohon dan berseru kepada-Nya. Tuhan adalah penolong bagi mereka yang penuh dengan kesalahan, kejahatan, kebodohan, dan dosa.
Kita sebagai manusia tidak akan terlepas dari kesalahan, kejahatan, dosa. Mengapa? Karena manusia selalu dipenuhi dengan cobaan-cobaan duniawi, yang berusaha menjatuhkan kita ke dalam dosa. Hal ini tidak bisa dipungkiri, karena setiap manusia mempunyai kerapuhan di dalam dirinya. Namun, Tuhan tidak pernah meninggalkan manusia. Apalagi ketika manusia berada di dalam cobaan, kebodohan, kesalahan, kegelapan. Tuhan selalu hadir untuk menemani manusia. Ia selalu memberikan terang di dalam hati manusia.
Tuhan sungguh penuh belaskasih dan mahabaik. Ia suka mengampuni orang-orang yang berbuat jahat kepada-Nya. Namun, satu hal yang Ia minta kepada manusia yang mau bertobat. Hal yang Ia minta adalah kemauan, kesadaran penuh untuk bertobat. Setiap manusia diminta untuk sadar secara penuh dan mau untuk bertobat. Dengan mau dan sadar untuk bertobat, manusia akan melihat cahaya, kehidupan baru, jalan benar di hadapannya. Tuhan sungguh ada, Tuhan sungguh baik, Tuhan maharahim. Datanglah kepada-Nya, jangan takut.
(Fr. Aldo Tirayoh)
“Sebab Engkau, ya Tuhan, baik dan suka mengampuni dan berlimpah kasih setia bagi semua orang yang berseru kepadaMu” (Mzm. 86:5).
Marilah berdoa:
Tuhan, Engkau adalah Allahku, kasihanilah aku sebab kepada-Mu aku berseru. Amin.











