HARI MINGGU BIASA XII (H).
Ayb. 38:1.8-11; Mzm.107:23-24,25-26,28-29,30-31; 2Kor. 5:14-17; Mrk. 4:35-40.
Betapa gembiranya jika seseorang dapat menyelesaikan setiap masalah yang ada dalam kehidupannya. Betapa enaknya jika tantangan yang dihadapi ternyata tidaklah begitu memberatkan dan mudah saja untuk dihadapi. Semuanya dapat diselesaikan tentu karena Tuhan telah menganugerahkan kepada setiap manusia kemampuan. Namun sebaliknya, manusia akan mudah putus asa bahkan kecewa jika ada masalah atau tantangan hidup yang sukar untuk diselesaikan. Manusia akan menjadi takut jika mengetahui kesulitan yang akan dia hadapi.
Injil hari ini mengisahkan bagaimana para murid yang mengalami kesulitan ketika menghadapi angin ribut yang menerpa perahu mereka. Dalam kesulitan itu dan sambil mengeluh, mereka kemudian membangunkan Yesus yang sedang tertidur dalam perahu itu. Yesus bangun, meredakan angin ribut itu dan kemudian berkata kepada para murid: “Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?” Para murid kemudian menjadi takjub akan apa yang telah dilakukan oleh Yesus itu.
Kenyataan hidup manusia tidak selamanya baik-baik saja. Seperti sebuah roda yang berputar, hidup kita bisa berada di atas dan bisa pula berada di bawah. Gambaran hidup manusia dilukiskan dalam Injil hari ini. Yang menjadi perhatian yakni, ketika masalah datang menghampiri hidup manusia. Masalah sering membuat orang takut dan putus asa. Tak jarang ditemukan bahwa ada orang yang bahkan sampai mengeluh dan kecewa kepada Tuhan.
Yesus dalam Injil memberikan angin segar bagi setiap manusia dalam menghadapi kenyataan hidup. Jangan takut dan percayalah! Demikian Yesus meneguhkan iman setiap manusia. Yakin dan percayalah bahwa Tuhan adalah penolong yang sejati. Dialah kekuatan bagi setiap manusia. Yang dibutuhkan oleh setiap manusia adalah datang kepada Tuhan dalam doa, pertobatan, amal baik, dan terlebih lewat Ekaristi. Setiap kesulitan atau tantangan yang datang menghampiri bukan menjadi alasan bagi setiap manusia untuk takut, putus asa, kecewa, bahkan tidak percaya. Kesulitan dan tantangan hidup justru dapat membuat setiap manusia menjadi semakin kuat dan semakin memperteguh imannya akan Tuhan. Tuhan menjadi sumber kekuatan dan pengharapan bagi setiap manusia.
(Fr. Valentino Pandelaki)
“Siapa gerangan orang ini, sehingga angin dan danau pun taat kepadaNya?” (Mrk. 5:40).
Marilah berdoa:
Ya Tuhan, semoga kami tidak takut dan semakin percaya bahwa Engkaulah sumber kekuatan dan pengharapan kami. Amin.











