“HARTA SURGAWI” : Renungan, Jumat 21 Juni 2024

0
954

PW S. Aloisius Gonzaga, Biarawan (P).

2Raj. 11: 1-4. 9-18.20; Mzm. 132: 11.12. 13-14.17-18; Mat. 6:19-23.

Hari ini Gereja memperingati Santo Aloisius Gonzaga, biarawan.  Ia dikenal sebagai pelindung orang muda Katolik dan para korban wabah. Meskipun berasal dari keluarga bangsawan, ia berani meninggalkan semuanya dan memilih menjadi pelayan Kristus. Pada usia 17 tahun, Aloisius masuk novisiat Jesuit. Ia makin berkarisma dan saleh. Setelah menyelesaikan studi  filsafat dan teologi di Roma,  ia meminta untuk melayani mereka yang terkena wabah. Hingga akhirnya ia meninggal pada usia 23 tahun karena terjangkit wabah itu. Ia dinyatakan sebagai Santo oleh Paus Benedictus XIII pada 31 Desember 1726.

Kisah Santo Aloisius Gonzaga menunjukkan bahwa ia sungguh-sungguh mengumpulkan harta surgawi. Ia rela meninggalkan kemewahan duniawi demi mengabdi Tuhan dalam karya pelayanan bagi sesama. Dalam bacaan Injil Yesus mengajak kita semua agar mengutamakan harta surgawi yang dapat menjamin keselamatan. Harta ini tidak bisa dicuri oleh perampok. Karena di mana hartamu berada, di situ hatimu berada. Misalkan ketika si A memberi makan kepada si B yang sedang lapar. Apakah perbuatan baik yang dilakukan si A itu dapat dicuri? Tidak akan dicuri, melainkan  selalu ada, tidak berkarat dan terpelihara untuk selama-lamanya.

Saat ini harta duniawi mendominasi harta surgawi. Tampaknya kita terlalu sibuk mengumpulkan harta duniawi sampai lupa berbuat baik. Ambisi untuk mengumpulkan harta duniawi membuat kita menjadi egois dan serakah. Hak orang lain kita rampas. Bumi kita jarah tanpa bertanggung jawab. Semua melawan semua. Harta duniawi membodohi kita bahkan menjadi benteng iblis yang menyesatkan. Benteng iblis itu makin merajai kita, sehingga keselamatan yang ditawarkan Allah semakin jauh. Tak ada lagi solidaritas antar manusia; yang ada hanyalah persaingan dan perampasan. Sampai kapan kita terus mengikuti siasat iblis ini? Supaya tidak gampang terperangkap, marilah kita berusaha mencari harta surgawi itu. Menolong sesama yang sedang berkesusahan. Melayani mereka yang membutuhkan uluran tangan kita seperti Santo Aloisius Gonzaga yang kita peringati hari ini.

(Fr. Alfius Davin Welerubun)

“Karena di mana hartamu berada di situ hatimu berada” (Mat. 6:21)

Marilah berdoa:

Ya Tuhan, mampukanlah kami agar terus mengumpulkan harta surgawi sampai pada kesudahannya. Amin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini