“KASIH DALAM KRISTUS”: Renungan, Rabu 13 Maret 2024

0
1014

Hari Biasa pekan IV Prapaskah (U).

Yes. 49:8-15; Mzm. 145:8-9, 13cd- 14,17-18; Yoh. 5:17-30

“Kasih itu seperti cahaya dalam kegelapan, pemulihan dalam kehancuran, dan kepastian dalam ketidakpastian.”

Dalam bacaan pertama nabi Yesaya menggambarkan kasih Tuhan itu sama seperti kasih seorang ibu kepada anaknya. Bahkan jika seorang ibu mungkin lupa, Tuhan tidak akan melupakan kita umatNya. Kita diajak untuk memahami bahwa kasih Allah kepada kita melebihi kasih seorang ibu. KasihNya abadi dan kita dapat bersandar pada kasihNya dalam setiap kondisi baik suka maupun duka sebagai bentuk bahwa Allah benar-benar mengasihi kita.

Sebab Tuhan sendirilah yang telah mengatakan bahwa Tuhan sangat menyayangi umatNya dan karena itu Ia tidak akan pernah melupakan kita. Selain kasih Tuhan seperti yang telah digambarkan oleh nabi Yesaya, penginjil Yohanes pun mengatakan bahwa Yesus mengungkapkan kesatuanNya dengan Bapa dan peranNya dalam rencana penyelamatan. Ia adalah Anak Allah yang diberi kuasa untuk menghidupkan dan menjalani penghakiman. Ini mengingatkan kita bahwa Kristus adalah jalan satu-satunya menuju Bapa dan melalui iman kepadaNya, kita dapat menemukan keselamatan dan hidup kekal.

Yesus mau mengajarkan bahwa kita harus menghormati dan memuliakanNya sebagaimana kita memuliakan BapaNya di surga. Hal ini tentunya merupakan sebuah panggilan untuk mengakui Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat kita, sebagai satu-satunya jalan kehidupan yang kekal. Melalui iman dan hubungan dengan Kristus, kita dapat menikmati hidup yang kekal dan bebas dari penghakiman. Hal ini tentu saja benar sebab seperti yang telah dituliskan dengan sangat jelas oleh Yohanes bahwa “dan Ia telah memberikan kuasa kepadaNya untuk menghakimi, karena Ia adalah Anak Manusia”.

            Kita semua diajak untuk merenungkan kasih Allah yang tak terbandingkan, janji pemulihanNya, dan kepastian yang diberikanNya melalui Kristus. Mari kita hidup dalam pengharapan, percaya bahwa Allah selalu setia kepada janjiNya, dan kita dapat menemukan kasih dan pemulihan sejati dalam Kristus.

(King Lalaar)

“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang telah mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup” (Yoh. 5:24).

 

Marilah berdoa:

Tuhan Yesus Kristus, penuhilah kami dengan KasihMu yang sungguh melimpah. Amin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini