“KUASA YANG MENYELAMATKAN”: Renungan, Senin 29 Januari 2024

0
1227

Hari Biasa (H)

2Sam. 15:13-14,30;16:5-13a;  Mzm. 3:2-3,4-5,6-7; Mrk. 5:1-20

 

Kuasa roh jahat seringkali memengaruhi manusia, sehingga manusia pun selalu mengalami kesulitan dalam menjalani kehidupan yang baik. Sebagai contoh konkret ketika manusia diperhadapkan dengan masalah-masalah dalam hidup, tidak sedikit yang memilih jalan yang sesat untuk menyelesaikannya. Manusia terus mengandalkan kemampuan dirinya sendiri atau orang di sekitarnya dengan harapan akan menemukan jalan keluar. Kuasa Tuhan seperti diabaikan oleh manusia, karena manusia selalu mencari jalan pintas yang menyesatkan. Itulah kelicikan roh jahat, selalu menjauhkan manusia dari Tuhan.

Sama halnya diceritakan dalam Injil hari ini, seorang manusia dirasuki oleh roh jahat bernama Legion. Kekuatannya tidak dapat dilumpuhkan oleh manusia. Satu pun orang tidak dapat menjinakkannya.  Tetapi ketika Yesus datang dan menyuruh roh jahat itu keluar, patuhlah dia dan meninggalkan orang itu. Penyembuhan yang dilakukan Yesus membawa perubahan dalam hidup seseorang. Bukan hanya sebagai cerita Injil, tetapi sebagai realitas dalam kehidupan manusia di dunia ini. Orang yang disembuhkan akan melihat kehidupan yang penuh kebaikan dan merasakan keindahan hidup sebagai anak-anak Allah. Lihatlah betapa besar kuasa Tuhan dalam kehidupan manusia.

Roh jahat akan menutup mata hati manusia, menjauhkan manusia dari Tuhan dan menghancurkan kehidupan manusia. Tetapi Tuhan tidak akan membiarkan anak-anakNya. Ia akan tetap setia mengulurkan tanganNya demi keselamatan manusia di dunia ini. Tentunya Tuhan juga mengharapkan manusia mengambil bagian dalam karya keselamatanNya. Tuhan tidak serta merta memberikan keselamatan instan bagi manusia. Perlu ada usaha nyata dari manusia untuk mencapai keselamatan yang Tuhan tawarkan kepada manusia.

Tuhan Yesus sanggup melawan kuasa roh jahat demi keselamatan manusia. Maka manusia pun serentak memiliki tugas untuk bersama-sama dengan Tuhan melawan kuasa roh jahat itu.  Kita mendapatkan mandat untuk mewartakan Tuhan lewat cara hidup kita, manusia yang telah diselamatkanNya. Percayalah Tuhan selalu ada dalam hati kita, untuk menjaga kita, dan menolong kita, sehingga kuasa jahat tak mampu menguasai kita.

(Fr. Steward L. F. Kaunang)

“… beritahukanlah kepada mereka segala sesuatu yang telah diperbuat oleh Tuhan atasmu dan bagaimana Ia telah mengasihani engkau!” (Mrk. 5:19)

Marilah berdoa:

Tuhan, pakailah aku untuk mewartakan kebaikkanMu. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini