Hari Biasa Pekan I Adven (U)
Yes. 11:1-10; Mzm. 72:2.7-8.12-13.17; Luk. 10:21-24
Bersyukur merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan orang Kristiani. Bahkan orang yang tidak mengenal Tuhan pun dapat bersyukur dalam hidup mereka. Bersyukur tidak membutuhkan tenaga ekstra. Sebagai orang beriman kita harus menimba dan mengikuti semangat dan sikap berpasrah kepada kehendak Allah seperti Bunda Maria. Bunda Maria saat menantikan kelahiran Yesus Kristus, melambungkan ungkapan pujian rasa syukur atas kebesaran Allah yang nyata dalam diri-Nya dan secara penuh dalam kerendahan makhluk ciptaan-Nya. Hal itu terlihat dalam Magnificat Maria. Selain belajar dari doa Bunda Maria, marilah kita juga perlu belajar dari Yesus yang mengungkapkan iman serta syukur lewat doa-Nya. Menjadi pertanyaan bagi kita, “Sudahkah saya bersyukur atas anugerah Tuhan dalam hidup saya?”
Dalam bacaan Injil hari ini dikisahkan tentang Yesus yang bergembira dalam Roh Kudus dan mengucap syukur kepada Bapa atas segala rencana besar yang telah dinyatakan kepada-Nya dan kepada orang-orang kecil dan sederhana. Yesus mau mengajarkan kepada para murid yang mengikutiNya untuk selalu bersyukur dalam kehidupan mereka. Hal itu nampak dari kata-kata Yesus kepada mereka, “Berbahagialah mata yang melihat apa yang kalian lihat. Sebab Aku berkata kepadamu, banyak nabi dan raja ingin melihat apa yang kalian lihat, namun tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kalian dengar, namun tidak mendengarnya”. Perkataan Yesus ini bukanlah sebuah perkataan omong kosong dan biasa-biasa saja, melainkan perkataan yang akan membawa para murid kepada kemuliaan Allah yang begitu besar dalam kehidupan mereka.
Dari keseluruhan kisah ini, Yesus sebenarnya mau menekankan dan mengajarkan kepada para muridNya dan kepada kita semua mengenai pentingnya mengucap syukur dalam kehidupan kita sebagai pengikutNya. Mengapa kita harus bersyukur? Bersyukur karena kita akan melihat kemuliaan yang besar seperti yang telah dilihat oleh para murid, pada hari Natal nanti yakni kelahiran Sang Juru Selamat yang datang mengadili dunia dengan keadilan seperti yang dikisahkan dalam bacaan pertama.
Marilah dalam masa Adven ini kita tetap bertekun dalam doa, agar kita tetap setia dalam menantikan kedatangan Tuhan Yesus yang adalah Juruselamat kita umatNya.
Pater Wee
“Berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu lihat” (Luk. 10:23).
Marilah berdoa:
Tuhan, sadarkanlah kami akan pentinnya mengucap syukur. Amin











